•   Minggu, 15 September 2019
KabarPartaiPolitik

Gerindra Beri Catatan Konsep East Java Smart Province

( words)
Ruang Komando Sistem East Java Smart Province (EJSP) di Kantor Diskominfo Jatim. Foto: SP/ARIF


Riko Abdiono, Arif Solechan
Tim Wartawan Surabaya Pagi
Usai menyelesaikan pembahasan APBD 2019, Fraksi Gerindra DPRD Jatim memberikan catatan khusus terhadap Konsep East Java Smart Provincemenuju era industry 4.0. Konsep ini diharapkan tetap mengutamakan pelayanan publik dan mengangkat kesejahteraan para pelaku usaha mikro kecil menengah dan juga petani neyalan.
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kagik Martolo, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim mengatakan, Konsep East Java Smart Province (ESJP) diharapkan tidak sekedar menjadi tahap awal membangun kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia).
“Kami perlu ingatkan, ESJP itu harus menghitung benar ekosistem secara menyeluruh seperti pasar yang mudah diakses, sehingga dampaknya bisa dirasakan secara luas,” kata Kagik, Jumat (7/12).
Ditambahkannya, ekosistem itu juga menyangkut infrastraktur TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), kerangka regulasi, perizinan dan sistem pendukung lainya. Dimana dengan ESJP, bisa dikembangkan melalui Platform Data Warehouse dan Big Data. Termasuk pengumpulan data, Analistik.
“Komponen itu penting sebagai pemanfaatan data untuk membangun embrio platform marketplacedalam rangka mewadahi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) Jawa Timur,” papar politisi asal Sampang Madura ini.
Menurut Kagik, hal ini penting karena perkembangan teknologi telah membuat Disruption dalam berbagai bidang industri dan ekonomi sehingga berdampak perubahan cara proses usaha yang sebelumnya menekankan kepemilikan menjadi sharingdan kolaborasi sumber daya.
Untuk itu, kata Kagik, Pemprov Jatim dan DPRD perlu menyamakan persepsi membahas ekosistem TIK yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan secara keseluruhan.
“Serta menyamakan persepsi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur koordinasi dengan kabupaten/kota yang telah memiliki kesiapan teknologi informasi,” pintanya.
ESJP juga perlu didukung dengan kesiapan infrastruktur yang memadai. Pembangunaninfrastruktur dan peningkatkan kualitas jaringan jalan dengan memperbaiki kerusakan-kerusakan jalan dan membangun konektivitas antar daerah dengan menghubungkan antar wilayah.
“Support anggaran dari Pemprov bisa diutamakan untuk Membuka akses menuju pusat-pusat pertumbuhan baru,” pungkasnya.

Berita Populer