•   Minggu, 8 Desember 2019
Peristiwa Politik

Gerindra Merapat ke Jokowi, Nasdem tak Masalah

( words)
Prabowo Subianto dan Surya Paloh usai menggelar pertemuan sekitar dua jam di kediaman Ketum Partai Nasdem itu di Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (13/10) malam.


Erick Kresnadi,
Wartawan Surabaya Pagi

Menjelang pelantikan Jokowi sebagai Presiden 2019-2024, pertemuan-pertemuan elit politik intens dilakukan. Setelah Jokowi menerima kedatangan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, pertemuan lain dilakukan. Kali ini giliran Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh di Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (13/10/2019) malam.

Usai pertemuan yang digelar tertutup selama kurun waktu dua jam, Surya Paloh mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan jika Partai Gerindra merapat ke kubu koalisi. Namun jika ingin masuk dalam koalisi, Gerindra harus memiliki semangat konsisten untuk mengedepankan kepentingan nasional. "Enggak ada masalah sama saya (Partai Gerindra masuk dalam koalisi)," ujar Surya Paloh.

Syarat tersebut pun ditanyakan Surya langsung pada Prabowo. "Yakin tidak Mas Prabowo bergabung dengan koalisi pemerintah ini untuk bersama-sama dalam tekad yang sama," tuturnya.

Sementara itu, Prabowo mengatakan partainya belum dapat memberikan kepastian mengenai wacana untuk masuk dalam koalisi atau tetap menjadi oposisi. Namun ia menekankan partai besutannya itu akan tetap berpegang pada keutuhan bangsa dan negara. "Enggak ada masalah, di dalam atau di luar pokoknya kita bekerja untuk merah putih," jelas Prabowo.

Pertemuan itu didampingi oleh jajaran tinggi di kedua partai tersebut, di antaranya Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Siswono Yudo Husodo, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Ali, dan politikus Ahmad Sahroni. Sementara dari Gerindra ada dua Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo dan Sufmi Dasco Ahmad.

Sementara itu, Surya Paloh juga tampak enggan merinci hasil titik temu dan kesepakatan yang dicapai antara dirinya dengan Prabowo. Paloh justru meminta Sekjen DPP Nasdem, Johnny G Plate untuk membacakan poin kesepakatan dalam pertemuan.

"Pak surya, Pak prabowo, saya bacakan kesepakatan politik antara Partai Nasdem dan Partai Gerindra," ucap Plate meminta izin kepada dua pemimpin parpol itu untuk membacakan.

Berikut tiga poin kesepakatan:
1. Bahwa pemimpin partai politik sepakat memperbaiki citra partai politik dengan meletakan kepentingan nasional di atas segala kepentingan lain dan menjadikan persatuan nasional sebagai orientasi perjuangan serta menjaga keutuhan bangsa.

2. Kedua pemimpin partai politik sepakat melakukan segala hal yang dianggap perlu untuk mencegah dan melawan segala tindakan radikalisme, berdasarkan paham apapun yang dapat merongrong ideologi pancasila dan konsesus kebangsaan

3. Kedua pemimpin partai politik sepakat, bahwa amandemen Undang-Undang Dasar 1945 sebaiknya bersifat menyeluruh yang menyangkut kebutuhan tata kelola negara, sehubungan dengan tantangan kekinian dan masa depan kehidupan berbangsa yang lebih baik. n

Berita Populer