•   Kamis, 9 April 2020
Kesehatan

Good Doctor Rilis Platform Corona

( words)
Head of Medical Management Good Doctor Technology Indonesia Adhiatma Gunawan, Deputy Director of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy, dan Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Daeng M. Faqih, dalam peluncuran inisiatif antisipasi konsultasi COVID-19 di Bunga Rampai, Jakarta Pusat, kemarin.


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bekerja sama dengan Good Doctor Technology Indonesia yang terintegrasi dengan aplikasi Grab menginisiasi langkah proaktif yang dapat dilakukan melalui aplikasi layanan GrabHealth. Inisiatif tersebut memberikan informasi dan panduan konsultasi terkait dengan merebaknya virus corona baru dengan nama resmi COVID-19.

Daeng M. Faqih, Ketua PB IDI menerangkan dalam peluncuran inisiatif tersebut, IDI, Good Doctor termasuk Grab ingin membantu masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi COVID-19. “Ini adalah tugas kita sebagai anak bangsa, kalau diserahkan ke pemerintah itu kasihan, karena sudah pontang-panting melakukan upaya-upaya cepat, kalau kita diam saja tidak bijak,” kata di Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Februari 2020.

IDI dan Good Doctor memiliki komitmen untuk menyebarkan informasi akurat terkait dengan COVID-19. Melihat reaksi masyarakat terhadap wabah tersebut, diharapkan kerja sama IDI dan Good Doctor bisa meredam keresahan masyarakat dengan meningkatkan akses kepada tenaga medis profesional, kualitas layanan publik dan memperluas akses informasi.

Menurut Daeng, kerja sama itu adalah upaya agar masyarakat bisa melakukan upaya pencegahan agar terhindar dari infeksi COVID-19. “Kami IDI sudah mengeluarkan dan melakukan langkah-langkah, serta membentuk satgas khusus, dan meminta cabang untuk membentuknya. Fungsinya untuk menyampaikan informasi pedoman yang sudah disusun Kemenkes,” kata Daeng.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang, itu menuturkan, kolaborasi yang dilakukan dapat memperluas informasi karena melalui konsultasi langsung dengan dokter yang ada di Good Doctor. Daeng mengapresiasi langkah tersebut, karena dapat membantu menyebarkannya melalui platform supaya masyarakat mengetahuinya.

Sementara Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management, Good Doctor Technology Indonesia menjelaskan, Good Doctor merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi dalam upaya preventif terkait antisipasi COVID-19. “Salah satunya dengan memastikan semua orang bisa mendapatkan informasi yang akurat, konsisten dan terstruktur langsung dari mitra dokter,” tutur Adhiatma.

Good Doctor pertama kali hadir di aplikasi Grab pada 10 Desember 2019. Sejak peluncurannya Good Doctor sudah melayani ribuan layanan konsultasi termasuk terkait dengan COVID-19. Panduan konsultasi daring COVID-19 itu disusun dan diadaptasi dari berbagai sumber seperti Kemenkes dan WHO.

Adhiatma berharap dengan diterapkanya panduan konsultasi kesehatan daring COVID-19 dapat memberikan keyakinan lebih kepada pengguna akan kualitas konsultasi dari mitra Good Doctor.

“Kami bersyukur sampai dengan saat ini belum ada kasus positif COVID-19 di Indonesia. Namun situasi ini menjadi momentum untuk kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih sehat yang benar,” tutur Adhiatma.

Sedangkan, Deputy Director of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy menuturkan bahwa kolaborasi yang dilakukan itu sesuai dengan komitmen Grab terkait dengan safety and health terhadap keluarga Grab yang menjadi prioritas

“Ini menjadi komitmen kami untuk mendukung edukasi preventif. Kami juga sudah melakukan edukasi, contohnya, ada hal sederhana yang kalau tidak diingatkan itu lupa seperti membawa air minum dan jas hujan,” kata Tirza. Dia menambahkan, “Karena kesehatan adalah hal yang utama sehingga perlu dilakukan sosialisasi. Kami juga sudah memberikan pemaparan kesehatan dan membagi 5.000 lebih masker melalui GrabHealth.”em

Berita Populer