Gus Ipul Dorong Santri Gerakkan Ekonomi Bangsa

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua PBNU Saifullah Yusuf mendorong santri untuk ikut dalam menggerakkan ekonomi bangsa. Utamanya menggerakkan perekonomian desa. Pernyataan ini disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional Senin (22/10).
Menurut Gus Ipul, panggilan akrab Saifullah Yusuf, menggerakkan ekonomi pedesaan bisa dilakukan santri lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jika ekonomi pedesaan kuat, maka kesenjangan ekonomi antara pedesaan dengan perkotaan akan semakin berkurang.
“Nantinya ada pelatihan yang bekerjasama dengan Kementerian Desa. Santri sekarang sudah melek teknologi dan sudah mendapatkan pendidikan keterampilan dan vokasi dari pesantren. Jadi sudah disentuh keterampilan,” kata Gus Ipul saat ditemui di ruang kerjanya di komplek Kantor Gubernur Jatim.
Wakil gubernur Jatim ini mengapresiasi rencana pemerintah yang tahun depan membangun 1.000 balai ketrampilan di Pondok Pesantren (Ponpes). Program itu tentu akan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan santri. Menurutnya, etos santri sudah sangat bagus. Antara lain, sabar, ulet, tangguh dan sopan. Selain itu, santri juga memiliki tingkat disiplin yang tinggi.
“Tinggal bagaimana sifat-sifat yang positif ini diterjemahkan dalam dunia ekonomi. Santri itu dididik untuk gotong-royong dan saling peduli,” terangnya.
Diketahui, Pemprov Jatim sudah mendirikan SMK Mini di Ponpes sebagai bentuk mengembangkan kualitas SDM. Melalui SMK mini, pemprov meningkatkan keterampilan para santri. Tujuannya, agar pasca mondok mereka tidak kesulitan mencari pekerjaan. Sb