•   Minggu, 17 November 2019
Agrobisnis

Harga Ayam Berngasur Normal

( words)
Peternakan ayam pedaging SP/dtk


SURABAYAPAGI.com - Setelah beberapa hari yang lalu harga ayam pedaging terjun ke bawah, kini pemerintah telah mengupayakan untuk menstabilkan harga ayam dan kini harga telah berangsur normal.

Berdasarkan penelusuran Kementerian Perdagangan (Kemendag) harga rata-rata ayam peternak sudah mendekati harga biaya produksi. Pemerintah memastikan harga ayam di tingkat peternak mulai berangsur normal.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag Tjahya Widayanti mengatakan, harga ayam di tingkat peternak meski belum kembali di level terbaik, namun sudah terlihat berangsur normal. Pemerintah telah mengupayakan harga bisa melebihi biaya produksi berkisar Rp 18 ribu-Rp 20 ribu per kilogram (kg).

“Sudah berangsur normal (harganya),” kata Tjahya dikutip dariRepublika.co.id, Ahad (7/7).

Tjahya menjelaskan, adanya dugaan kartel ayam masih akan terus ditelusuri oleh tim. Dia menyebut, diharapkan satuan tugas (satgas) pangan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), dan lingkup kementerian terkait dapat menindaklanjuti berbagai temuan-temuan yang ada di lapangan.

Sejauh ini pihaknya masih akan terus bergerak ke fokus stabilisasi harga ayam baik di tingkat peternak maupun di pasar. Mak dari itu, Dia menyebut, pemerintah belum dapat membuka informasi lebih jauh mengenai penelusuran dugaan kartel yang ada.

Berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga daging ayam ras segar di tingkat pengecer pada 7 Juli 2019 berkisar Rp 25.750-Rp 40 ribu per kg. Beberapa wilayah yang mengalami kenaikan harga daging ayam ras segar meliputi wilayah Sumatera Barat, Banten, Jabodetabek, Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Kalimantan Utara, dan mayoritas wilayah-wilayah timur Indonesia seperti Papua, Ambon, hingga Maluku.

Berita Populer