•   Sabtu, 23 November 2019
Bisnis Makro

Harga Minyak Menguat

( words)


SURABAYAPAGI.com, Singapura - Mengutip dari Reuters, Rabu (20/6/2018), harga minyak mentah Brent Internasional diperdagangkan naik 18 sen atau 0,2% menjadi USD75,26 per barel pada pukul 03:51 GMT. Dan harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) naik 20 sen alias 0,3% menjadi USD65,27 per barel.
Harga minyak mentah pulih pada perdagangan di Asia, akibat penurunan persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat dan gangguan produksi minyak di Libya. Laporan American Petroleum Institute (API) pada Selasa waktu AS, persediaan minyak mentah di Negeri Paman Sam turun 3 juta barel menjadi 430,6 juta barel dalam seminggu hingga 15 Juni. Sementara itu, gangguan produksi di Libya membuat pasokan minyak di sana diperkirakan menurun 400.000 barel sehingga membantu mendorong harga naik.
Sementara itu, menjelang pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non OPEC seperti Rusia, di Wina, Austria, pada 22 Juni mendatang, mereka sedang membahas masalah pasokan.
Arab Saudi yang merupakan pemimpin OPEC dan Rusia dikabarkan akan melonggarkan kebijakan pengetatan produksi, yang sebelumnya mereka lakukan pada awal 2017 demi menaikkan harga.
Namun, anggota OPEC lainnya, termasuk Iran, menentang langkah pelonggaran. Karena mereka khawatir hal ini akan membuat harga si emas hitam kembali merosot tajam.
"Arab Saudi dan Rusia terus mendorong untuk relaksasi dalam pengetatan produksi. Namun Iran menolak, dengan mengatakan tidak akan mendukung sedikit pun langkah peningkatan produksi. Ini membuat Arab Saudi dalam posisi sulit. Meski mereka secara de facto adalah ketua, tetapi diperlukan suara bulat untuk mencapai kesepakatan," tulis ANZ Bank di Singapura. sgr

Berita Populer