•   Selasa, 15 Oktober 2019
Peristiwa Nusantara

Hari Ini, Ribuan Driver Online akan Lakukan Aksi di Depan Grahadi

( words)
Ilustrasi. Komunitas pengemudi ojek online yang menyebut diri Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Kota Surabaya akan menyampaikan beberapa tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Foto: SP/IST)


SURABAYAPAGI.com - Ratusan koalisi paguyuban maupun asosiasi driver online se Jawa Timur yang mengatasnamakan Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal), akan menggelar aksi demo. Aksi itu dilakukan di depan Gedung Grahadi, Selasa (19/3) hari ini. Mereka menuntut pemerintah untuk lebih tegas kepada aplikator transportasi online.
Massa akan berkumpul di titik kumpul depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Mereka akan meluncur ke Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo. "Kami menagih tuntutan yang diserahkan Frontal ke pemerintah, meminta pemerintah lebih tegas lagi kepada aplikator di Jawa Timur," ucap Humas Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal), David Walalangi pada rilisnya, Senin (18/3).
"Driver ini masyarakat Jawa Timur dituntut membayar kontribusi pajak kepada pemerintah, sudah selayaknya juga menuntut ketegasan terhadap aplikator nakal," lanjutnya.
Beberapa point tuntutan tersebut yaitu meminta pemerintah dan aplikator transportasi online untuk memperbaiki managemen aplikator, menaikkan tarif, memperbaiki skema insentif, open suspen dan transparansi suspen, stop perekrutan driver baru, kebebasan memilih aplikator tempat bernaung, transparansi kemitraan dan menghilangkan order prioritas.
Setelah aksi di Grahadi, mereka juga berencana menyampaikan tuntutannya di depan mitra aplikator transportasi online. "Apabila tidak ada jawaban yang jelas maka driver online yang merupakan mitra aplikator akan berkemah di kantornya. Akan melakukan aksi sampai tuntutannya dipenuhi," katanya.
Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Surabaya Kompol Anton mengatakan pemberitahuan aksi tersebut sudah diterima oleh kepolisian. Pihaknya mengatakan akan menerjunkan sebanyak 622 personel untuk pengamanan aksi yang rencananya akan diikuti oleh ribuan driver online.
"Pemberitahuannya sudah kami terima, besok (hari ini,red) ada 622 personel yang kami turunkan. Kita akan mempersiapkan (pengamanan) yang terbaik. Penutupan jalan, kita lihat bagaimana kondisi di lapangan," kata Kompol Anton, kemarin.
Pihaknya mengimbau kepada para demonstran untuk tetap mengikuti aturan-aturan saat menyampaikan aspirasinya. "Kalau dari suratnya sampai pukul 16.00 WIB, kami imbau aspirasi masyarakat ini mengikuti aturan yang ada dan bagi masyarakat bisa mencari jalur alternatif," pungkasnya.

Berita Populer