•   Minggu, 17 November 2019
Surabaya

Hari Pertama Operasi Keselamatan, Polisi: Ayo Tertib Nok Embong

( words)
Puluhan anggota Ditlantas Polda jatim bersama Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar kampanye berlalu lintas di Traffic Light Jalan Darmo


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puluhan anggota Ditlantas Polda jatim bersama Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar kampanye berlalu lintas di Traffic Light Jalan Darmo. Kegiatan ini sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2018.

Sedari pagi para petugas kepolisian telah menyiapkan sejumlah alat peraga untuk melakukan sosialisasi terhadap pengguna jalan. Sosialisasi ditujukan untuk pengendara roda dua maupun roda empat.

"Ini merupakan kampanye keselamatan tertib berlalu lintas. Kita ingin mengingatkan kembali kepada masyarakat khususnya masyarakat pengguna jalan agar lebih berhati-hati, lebih tertib lebih berdisiplin untuk mematuhi aturan-aturan berlalu lintas yang ada, ini juga sekaligus sebagai penanda digelarnya operasi keselamatan berlalu lintas," kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Heri Wahono, Senin (5/3/2018).

Heri menambahkan, dalam Operasi Keselamatan Semeru 2018 ini, ada empat target yang menjadi fokus utama, yaitu target orang, benda, waktu dan target tempat.

"Misalnya untuk target orang kita akan fokus pada masyarakat pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Seperti tidak memakai helm, tidak mempunyai SIM, melawan arus, berjalan zigzag serta yang berpotensi menimbulkan kecelakaan," jelas Heri.

Heri juga menambahkan cara penindakan yang dilakukan oleh polisi nantinya akan lebih mengedepankan 'preventive dan preemptive' atau pencegahan.

"Untuk preemptive contohnya seperti kegiatan kali ini. Contohnya sosialisasi kemudian pendidikan dan rekayasa lalu lintas. Sedangkan untuk preventive (pencegahan) kita melaukan pencegahan pengaturan, pengamanan dan patroli," ungkap Heri di lokasi kampanye Keselamatan Semeru 2018.

Sementara itu, saat menemui pelanggaran yang tidak menimbulkan kecelakaan, pihaknya akan melakukan teguran kepada pengguna jalan. "Sedangkan pelanggaran yang tidak menimbulkan pelanggaran akan kita kasih teguran yang bersifat edukatif," tambahnya.

Kampanye Operasi Keselamatan Semeru 2018 digelar mulai 5-25 Maret 2018 dan dilakukan serentak di seluruh Jawa Timur. Dilaporkan Heri, jumlah personel yang dilibatkan dalam operasi ini mencapai 2.407 petugas, tersebar di seluruh Jawa Timur.

Operasi ini dirasa perlu mengingat menurut data Dirlantas Polda Jatim, selama 2016 dan 2017 terjadi peningkatan angka kecelakaan di seluruh wilayah Jawa Timur. Namun yang menyebabkan kecelakaan fatal atau menimbulkan korban meninggal dunia terjadi penurunan.

"Terjadi penurunan yang semula 5.600 korban meninggal dunia turun menjadi 5.000-an korban meninggal dunia," tandasnya. (dtk/cr)

Berita Populer