•   Kamis, 2 April 2020
Peristiwa Kriminal

Heboh Broadcast Penculikan Anak, Warga Blitar Panik

( words)
AKBP Ahmad Fanani


SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kapolres Blitar memastikan kabar yang viral beredar soal percobaan penculikan anak di Blitar, adalah hoaks. Penyelidikan polisi menyatakan, kejadian percobaan penculikan itu tidak ada.

Sebelumnya, beredar viral di grup whatsapp broadcast seperti ini:

Mohon maaf sekedar berbagi agar lebih waspada

Info Penculikan anak di kawasan sekitar Selopuro/Kesamben.

Hrp setiap warga masyarakat khususnya wali murid, KS/Guru/paguyuban wali murid/wali murid/komite di tingkat PAUD sampai SLTP untuk meningkatkan kewaspadaan dan penjagaan putra/putrinya dari ancaman penculikan anak di bwh umur baik di jam sekolah maupun di luar jam sekolah.

Pesan pada anak2 untuk tidak mudah mendekat/ kompromi pada orang2 tak dikenal disekitarnya.
Sekalipun dgn iming2 dlm bentuk apapun.

Kemarin baru tersebar isu penculikan tersebut di kawasan antara Seloouro-Kesamben.

Setelah sy kros cek kebenaran info tersebut melalui ibu Kapolsek Selopuro, ibu AKP Eni Mayasari, info itu benar adanya.

Untung kepergok warga (kata ibu Kapolsek lebih jauh) sehingga upaya penculikan akhirnya gagal. Gagal menculik lalu penculik melarikan diri/kabur dari tangkapan masa dgn mengendarai mobil.

Mhn kpd yth Bpk/Ibu kepala/guru untuk mengkoordinasikan dgn Wali murid dan segenap staek holder di wilayah masing2 untuk meningkatkan kewaspadaan pada anak2.

"Kabar itu hoaks, karena tidak pernah ada kejadian seperti yang disebarkan," tegas Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani.

Menurut kapolres, masih terlalu prematur jika kejadian ini dikatakan percobaan penculikan. Walaupun begitu, kapolres meminta masyarakat terutama para orang tua untuk tetap menjaga kewaspadaan dalam menjaga putra putrinya.

"Masyarakat juga saya imbau jangan panik. Kami kepolisian selalu menjaga, patroli keliling juga kami tingkatkan intensitasnya. Pengamanan kami tingkatkan juga," tandasnya.

Berita Populer