•   Jumat, 13 Desember 2019
BUMN

Hipmi Rangkul 25 Perusahaan, PLN Jatim Beri layanan Anggota Hipmi

( words)


Surabaya, SURABAYAPAGI.com -Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya menandatangani kerjasama dengan sebanyak 25 perusahaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Swasta di Surabaya. 

Salah satunya PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur yang memberikan kemudahan layanan kepada Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Surabaya.

Bob Saril, General Manager PLN Jawa Timur, menjelaskan, jika dulu ada perusahaan yang akan dibangun masih bingung untuk memperoleh pasokan listrik. Namun, kini harus diubah, yaitu kami harus siap dalam apapun dan di manapun di Jawa Timur.

"Bentuk kemudahan yang diberikan yaitu ketersediaan infrastruktur jaringan listrik di Jawa Timur. Selain itu, kami juga menyediakan pembayaran yang sangat ringan, salah satunya bisa diangsur selama 24 kali tanpa bunga," ujarnya saat melakukan penandatanganan bersama 25 perusahaan di Surabaya, Jawa timur, Jumat (8/11/2019).

"layanan mudah itu diberikan untuk mempercepat pembangunan usaha sektor industri, mengingat saat ini kontribusi dari sektor industri mencapai 62 persen. Terbanyak masih sektor industri yang mencapai angka 62 persen dari total pendapatan kami yang mencapai Rp39 triliun," ujarnya.

"Saat ini pasokan listrik di Jawa Timur masih sangat cukup hingga tahun 2022, yakni masih surplus sekitar 1.600 MW. Seringkali produksi sekitar 9.500 MW kami juga masih memasok kebutuhan listrik untuk wilayah Jawa Barat dan juga Bali," ujarnya.

Pada waktu yang sama, Ketua BPC Hipmi Kota Surabaya M Luthfy menjelaskan bahwa pihaknya juga menjalin kerja sama dengan beberapa BUMN, BUMD dan perusahaan swasta. Untuk tahap pertama kami menjalin kerja sama dengan 25 perusahaan dan ke depan akan diproyeksikan bertambah 10 sampai 15 perusahaan.

"Saat ini anggota sudah ada 700 sampai dengan 1.000 orang. Kami akan terus memperluas kerja sama seperti ini, termasuk nantinya bisa diterapkan untuk cabang lainnya," tutupnya.

Berita Populer