•   Sabtu, 14 Desember 2019
Ekonomi China

Hong Kong Semakin Panas, Pesawat Asia Enggan Terbang ke Sana

( words)
Suasana bandara Hong Kong. SP/kum


SURABAYAPAGI.COM,Jakarta – Melihat Hong Kong yang semakin tidak kondusif, sejumlah penerbangan menuju Hong Kong akhirnya banjir pembatalan penerbangan hingga beberapa minggu ke depan.

Kerusuhan yang berkecamuk selama hampir 6 bulan, dan meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China telah mendorong pusat keuangan Asia itu memasuki resesi untuk pertama kalinya dalam 1 dekade terakhir.

Salah satu maskapai Indonesia juga turut membatasi penerbangan untuk mengatisipasi kejadian-kejadian yang tidak inginkan.

Pada Senin, Routes Online menunjukkan Garuda telah mengurangi jumlah penerbangan mingguan ke Hong Kong dari 21 kali menjadi empat saja hingga pertengahan Desember. Sedangkan, SpiceJet membatalkan penerbangan rute Mumbai-Hong Kong hingga 15 Januari 2020. Hingga saat ini, kedua maskapai belum memberikan keterangan resmi.

Selain itu, ada beberapa maskapai yang juga ikut serta dalam pengurangan jadwal terbang ke Hong Kong yakni, maskapai India SpiceJet, AirAsia Malaysia, dan dua maskapai asal Filipina, PAL Holding Inc dan Cebu Air.

Otoritas BandaraHong Kong melaporkan bahwa penumpang selama Oktober telah turun 13 persen dan penerbangan dari dalam dan luar Hong Kong turun 6,1 persen. Saat ini, penumpang hanya mengunakan Hong Kong sebagai tempat transit.

Berita Populer