•   Rabu, 22 Januari 2020
Kuliner

House of WOK Punya Mie Kwang Tung

( words)
Marketing House of WOK, Jennifer Claudia, menikmati Mie Kwang Tung.


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bagi masyarakat Tionghoa, Mie Kwang Tung sudah tidak asing lagi di telinga. Mie kering dengan taburan topping bakso ikan dan ayam ini makin enak rasanya ketika dipadukan dengan saus khusus mie kwang tung. Rasanya sedikit manis dan crispy, saat dimakan namun ada sedikit kuah kental dari telurnya.

Bahan yang digunakan adalah produk lokal, Mie Kwang Tung tersebut isinya terdiri dari mie, bakso ikan, ayam Chasiu, Ayam Kekian, telur dan sawi. Disajikan dengan saos Kwang Tung, potongan cabe, acar timun, kecap asin dan jeruk nipis.

Bagi pelanggan yang memesan menu hingga sajian siap dinikmati prosesnya maksimal 15 menit. Sehingga pelanggan tidak perlu lama menunggu.

Menu satu ini bisa dinikmati di resto House of WOK. Resto yang menyajikan Chinese food namun juga bisa dinikmati pelanggan muslim. Selain Mie Kwang Tung, beberapa menu lainnya juga dapat dinikmati diantaranya, mie goreng, kwetiau goreng, kwetiau siram, tamie cap cay,tanghun spesial, bihun goreng dan lainnya. Untuk menu nasi ada beragam yakni nasi goreng finna, nasi goreng canton, nasi goreng nanas, nasi goreng jawa, daging sapi, ikan asin, juga tersedia nasi capcay.

"Untuk mie sendiri yang paling banyak peminatnya ya mie Kwang Tung yang otentik Chinese. Kalau untuk menu nasi ya ada nasi goreng Canton yang memang otentik chinese food. Kedua menu itu memang jadi favorit pengunjung," kata Marketing House of WOK, Jennifer Claudia.

Karena segmennya keluarga, Mie Kwang Tung ini bisa dinikmati untuk 2 hingga 3 orang. Selama ini, pengunjung yang datang memang beramai-ramai. Kebanyakan mereka memesan Mie atau Nasi goreng, lalu lauk, sayur dan snack. Karena itu, pihaknya memberikan program paket yang bisa dinikmati untuk berlima.

"Lebih terjangkau kalau pesan paket. Sejauh ini, mereka yang berkunjung memilih paket yang kami tawarkan. Sudah komplit makanan ringan, berat, sayuran dan minuman," ujar Jennifer.

Ia menjelaskan jika Chinese food dibl beberapa kota kurang diminati, namun di Surabaya sudah bisa diterima. Bahkan beberapa penjunjung House of WOK adalah non chinese. Mereka juga memesan menu chinese otentik seperti Mie Kwang Tung tersebut.

"Menu yang kami hadirkan tidak hanya menu reguler, tetapi tiap 3 bulan sekali kami ada seasonal menu. Cuma untuk yang akhir tahun ini sepertinya gak ada. Soalnya bulan Desember ini kita mau ngeluarin ayam Canton untuk menyambut Natal sama Imlek pada Januari 2020 nanti. Nah, setelah evaluasi kalau ada respon positif maka akan kami jadikan menu reguler," terangnya.

Ia berharap, masyarakat lebih terbuka dalam memilih menu makanan. Bagi masyarakat non chinese mungkin takut ketika masuk resto chinese, namun jangan salah. "Tidak semua chinese food tidak halal. Kalau kami memang bisa dinikmati untuk yang non chinese juga dan sudah bersertifikat untuk House of WOK," tutupnya.indra

Berita Populer