•   Senin, 16 September 2019
Ekonomi Asia

Hyundai Dirikan Pabrik di Indonesia

( words)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) menyimak penjelasan mengenai mobil berbahan bakar fuel cell produksi Hyundai Motor Company (HMC) yang disebut Hyundai NEXO usai pertemuan dengan jajaran HMC di Seoul, 1 Juli 2019.


SURABAYAPAGI, Jakarta – Hyundai Motor Company (HMC) akan mulai berproduksi di dalam negeri pada 2021 dengan kapasitas produksi sekitar 70.000-250.000 unit mobil per tahun. Jenis kendaraan yang akan diproduksi adalah SUV, MPV, hatchback, dan sedan.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya akan mendorong investasi industri kendaraan elektrik dengan pemberian fasilitas tax holiday. Pendirian pabrik tersebut dapat menyerap tenaga kerja sekitar 3.500 orang.
“Targetnya, sebanyak 47 persen produksi untuk pasar domestik dan 53 persen untuk ekspor,” imbuhnya, Senin (1/7).
Airlangga menambahkan, Hyundai telah menegaskan komitmen mereka untuk segera memulai investasi di Tanah Air. Airlangga berpendapat pabrik HMC tersebut, akan menjadi basis produksi mobil asal Korea Selatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.
Menteri Perdagangan, Industri dan Energi (MoTIE) Korea Selatan Sung Yun Mo menyampaikan penguatan kerja sama Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya pada sektor otomotif. Menurutnya, kerja sama bilateral antara Korea Selatan dan Indonesia juga akan berlangsung pada sektor industri baja dan kimia.
“Kerja sama otomotif juga membuka kesempatan untuk penyedia komponen, dengan kebutuhan komponen kendaraan yang cukup banyak, ini bisa memperkuat juga IKM di Indonesia. Kerja sama ini sangat berarti, karena akan meningkatkan daya saing, dan berkontribusi terhadap ekosistem industri yang lebih sehat,” ujarnya. jkt

Berita Populer