Ini lho Penjelasan Mengapa Kamu bisa Pusing Mencium Aroma Parfum

SURABAYAPAGI.com – Pernah tidak dalam keadaan tertentu tiba-tiba kamu menjadi pusing saat mencium aroma parfum teman atau orang lain yang sedang melintas di dekatmu? Hal itu membuatmu merasa tidak nyaman, bahkan mengecap bau parfum yang mereka kenakan tidak enak. Kenapa bisa begitu? Berikut ini penjelasannya.

1. Mengalami intoleransi kimia
Menurut Linus Andersson dari Universitas Umea, Swedia, menyebutkan jika hipersensitivitas bisa disebabkan oleh ketidakmampuan diri untuk membiasakan dengan bau. Dalam keadaan normal, umumnya seseorang yang mencium bau wewangian hanya dirasakan sekejap saja.
Namun bagi seseorang yang sedang mengalami intoleransi kimia, aroma yang dihasilkan oleh parfum tertentu seakan bertahan lama pada indera penciuman mereka. Bahkan kemana pun pergi, bau itu seakan mengikuti.

2. Ketika mengalami intoleransi kimia, aroma parfum terdeteksi cepat oleh otak dan akan memproses sugesti kita
Memang, aroma parfum tercium pertama kali melalui indera penciuman. Namun, otak lebih cepat mendeteksi dan memproses sesuai sugesti kita yang secara tidak sengaja muncul dalam pikiran kita. Semisal, kamu merasa parfum yang tercium hidung baunya tidak enak dan kamu bersugesti jika aroma parfum itu membuat pusing. Maka bau yang dimaksud mungkin benar-benar membuat kamu sakit kepala.
Bau parfum yang terasa tidak enak membuat kita menghubungkan dengan rasa sakit. Hal ini membuktikan jika informasi diproses lebih intens, dengan otak mencurahkan lebih banyak energi untuk memproses informasi.
Jadi, ketika orang-orang menganggap bahwa suatu bau dapat menyebabkan rasa sakit, otak mereka memproses bau dengan sangat berbeda.

3. Selain intoleransi, bisa jadi kamu sudah masuk dalam kategori kelebihan zat kimia
Sensitivitas terhadap penciuman berdampak pada seluruh tubuh. Hal ini diperkuat dengan dengan temuan oleh para peneliti yang mana, orang-orang yang tidak toleran kimia mengalami reaksi kuat terhadap zat-zat yang mengiritasi lapisan mukus di hidung.
Selain itu, tubuh kita tidak pernah dirancang untuk memproses begitu banyak bahan kimia setiap harinya. Oleh sebabnya, gak hanya pusing saja yang biasanya dirasakan oleh orang yang kelebihan zat kimia. Mereka dapat menderita sakit lainnya seperti mual, nyeri, cemas, perubahan suasana hati, kesulitan tidur, sulit konsentrasi, dan masih banyak lainnya. id