Irsyad Yusuf Pilih Gandeng Tokoh Pesantren

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Partai NasDem resmi mengusung bupati petahana Irsyad Yusuf sebagai bakal calon bupati (bacabup) dan tokoh dari kalangan pesantren KH Mujib Imron sebagai bakal calon wakil bupati (bacawabup). Surat Keputusan (SK) pencalonan keduanya sudah diterima oleh yang bersangkutan.
Suhu politik di Kabupaten Pasuruan menjelang Pilbup Pasuruan masih adem-ayem. Sepekan menjelang dibuka pendaftaran, baru satu partai yang resmi mengusung pasangan calon, yakni NasDem.
"SK dari DPP sudah diberikan kepada beliau. Tapi yang perlu dicatat adalah ada proses panjang sebelum DPP resmi memberikan dukungan," kata Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono.
Menurut Joko, pertimbangan mengusung Irsyad Yusuf karena ia dinilai berhasil memimpin Kabupaten Pasuruan. Selain itu, Irsyad Yusuf merupakan sosok yang mampu membangun komunikasi lintas sektoral dan lintas partai.
"NasDem menilai kepemimpinan petahana berhasil selama ini. Itu bisa diukur dari capaian prestasi dan pembangunan di Kabupaten Pasuruan. Beliau juga terbukti mampu membangun komunikasi yang baik, bukan hanya kalangan internal partai, tapi lintas partai," terang Joko.
Irsyad Yusuf, kata Joko, juga sangat menghormati semua tahapan penjaringan yang dilakukan NasDem. Ia merupakan tokoh yang pertama kali datang ke NasDem untuk menyerahkan berkas pendaftaran. Setelah itu, pria yang akrab disapa Gus Irsyad ini juga mengikuti semua tahapan internal NasDem.
"Beliau pertama kali mendaftar. Datang langsung ke kantor menyerahkan berkas pendaftaran. Ini juga jadi satu pertimbangan, bahwa meski beliau sudah bisa maju lewat PKB, tetap menghormati partai lain," ungkap Joko.
Secara objektif, berdasarkan survei internal NasDem, popularitas dan elektabilitas petahana juga sangat tinggi. "Meskipun masih survei tunggal, dalam arti belum ada calon penantang yang mendeklarasikan diri," imbuh Joko.
Terkait pasangannya, KH Mujib Imron, menurut Joko, NasDem menerima masukan dari berbagai kalangan termasuk ulama. Pengasuh Ponpes Al Yasini Wonorejo, tersebut dianggap bisa mewakili kalangan pesantren.
"Jadi kami pertimbangkan kearifan lokal. Beliau tokoh pesantren, sementara Kabupaten Pasuruan banyak kalangan santri. Keduanya bisa melengkapi dalam membangun Kabupaten Pasuruan. Munculnya nama Gus Mujib juga datang dari Gus Irsyad," pungkas Joko.
NasDem sendiri sebelumnya membuka pendaftaran calon. Selain Irsyad, 4 tokoh politik lain juga mendaftar ke NasDem. Namun NasDem akhirnya memilih Irsyad Yusuf untuk diusung dalam Pilbup Pasuruan.
Pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati dibuka mulai tanggal 8 dan ditutup tanggal 20 Januari 2018. dt