•   Jumat, 10 April 2020
SGML

Jalan Diduga Dirusak Armada Waskita, Pemdes Surati Bupati

( words)
Inilah kondisi jalan Dusun Miru, Desa Banyuurip, Kedamean dari aspal berubah jadi kubangan. (SP/MIS)


SURABAYAPAGI.com, Gresik - Warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabu­paten Gresik, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi jalan de­sa mereka yang rusak parah. Pasalnya, sejak jalan kabupaten ini aspalnya terkoyak dan banyak kubangan, arys transportasi jadi terhambat. Perekonomian juga tersendat. Apalagi daerah ini terdapat banyak home industri budidaya bunga. Sebagai bentuk protes warga desa setempat, mereka pun menempuh banyak cara. Mulai dari menanam pisang di tengah jalan hingga turun ke jalan menghentikan angkutan truk pengangkut material proyek yang melintas pada Senin (5/3/2018) lalu. Kepala Dusun Miru, Desa Banyuurip, Muhammad Ismail mengemukakan kon­disi jalan di wilayah mereka mengalami kerusakan parah seperti saat ini ketika truk pengangkut material proyek jalan tol, melintas di jalan ini. Konon, proyek tol ini sebut Muhammad Ismail, dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita. "Jalan ini kerusakannya diperparah truk bermuatan puluhan ton pengangkut material proyek tol milik PT Waskita," ujarnya kepada Surabaya Pagi, Selasa (6/3/2018) di lokasi jalan rusak. Diterangkan Ismail didampingi tokoh pemuda setempat dan Sekretaris Ansor Kecamatan Kedamean, mengakui jika sejak jalan ini rusak parah, kecelakaan lalu lintas di jalan rusak, sering terjadi. Terakhir pada Senin (5/3/2018), sebuah truk sarat muatan terguling hingga mengenai warga. Beruntung, kejadian itu tidak menelan korban jiwa. "Kami ingin, Pemkab segera turun memperbaiki jalan ini sebelum memakan korban jiwa," imbuhnya. Kasipem Desa Banyuurip, Khoirun Muis yang hadir di jalan rusak, mengakui pihak sudah menyiapkan surat untuk dilayangkan ke Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Isi surat tersebut lanjut Khoirun, menyampaikan keluhan warga terkait kerusakan jalan yang diduga disebabkan angkutan proyek tol milik PT Waskita. "Kontraktor Waskita ini juga nggak pernah sosialisasi ke warga jika angkutannya akan mamakai jalan di desa ini," jelasnya. Tokoh pemuda Gresik yang juga anggota IARMI mendorong warga setempat menyampaikan persoalan jalan ini ke Bupati Gresik. Bahkan ia akan terus mendampingi warga untuk mengawal dalam menyampaikan aspirasi warga. "Kita dorong warga karena sejak jalan ini rusak, praktis perekonomian tersendat, lakalantas meningkat terutama saat hujan karena jalan menjadi kubangan dan licin," tandas Sutejo. Mis

Berita Populer