•   Kamis, 14 November 2019
Otonomi Daerah

Jalan Nglirip Dikerjakan, Pengunjung Wisata Air Terjun Berkurang

( words)
Dinas Perencanaan dan penataan ruang (PUPR) bersama satuan lalu lintas Polres Tuban meninjau lokasi pelaksanaan proyek jalan Montong- Jojogan.


SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Pengerjaan proyek peningkatan kapasitas ruas jalan Montong-Jojogan (lanjutan) yang berada di kawasan Nglirip, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban masih dalam pelaksanaan.

Namun ketika baru berjalan beberapa saat, proyek dengan pagu hampir 10 miliar yang dianggarkan oleh dinas Pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) tersebut menuai sorotan dari beberapa pihak akibat dampaknya.

Sesuai penelusuran Surabayapagi.com, selain licinya jalan waktu hujan diakibatkan adanya ceceran tanah yang tentunya membahayakan pengguna jalan.

Penurunan jumlah pengunjung di wisata air terjun Nglirip yang lokasinya tepat berada di area pengerjaan proyek juga terasa.

Saat dikonfirmasi oleh Surabayapagi.com pada Rabu (7/11), Ketua Pokdarwis wiasata Air terjun Nglirip, Multazam Daut menerangkan jika akibat adanya proyek tersebut, berdampak pada turunya jumlah pengunjung yang berwisata sekitar 5-10%.

Di mana penurunan tersebut, disebabkan adanya kemacetan dan lamanya akses masuk menuju lokasi wisata karena adanya pelaksanaan proyek.

"Iya ada penurunan pengunjung sebesar 5-10%," ungkapanya.

Di samping selaku ketua Pokdarwis, pria yang juga sebagai salah satu ketua RW setempat itu berharap agar pelaksanaan proyek rampung tepat waktu.

Selain agar lalu lintas kembali berjalan lancar, dengan selesainya proyek tersebut, pengunjung yang sempat enggan untuk datang ke destinasi wisata, dapat antusias lagi untuk datang menikmati keindahan air terjun paling recomended di Kabupaten Tuban tersebut.

"Saya berharap agar pengerjaan proyek jalan ini selesai tepat waktu, agar pengunjung wisata kembali antusias datang," pungkasnya.wid

Berita Populer