•   Sabtu, 28 Maret 2020
SGML

Jalur Penyelamat Tak Kurangi Laka Rem Blong

( words)
Jalur penyelamat Cangar-Pacet yang dibangun oleh Pemprov Jatim. (SMG/Dwy Agus Susanti)


SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Angka kecelakaan lalu lintas di jalur Cangar – Pacet akibat rem blong dipastikan masih tetap akan banyak, meskipun Jalur Penyelamat sudah dioperasikan. Karena tujuan dibangunnya Jalur ini bukan untuk mengurangi angka kecelakaan. Iptu Nur Rosyid, KBO Satlantas Polres Mojokerto mengatakan, jalur penyelamat ini bukan untuk menekan angka kecelakaan akibat rem blong tapi untuk mengurangi resiko fatalitasnya.
“Kalau angka kecelakaan di jalur Cangar-Pacet akan tetap tinggi karena jalur ini disukai pelancong dan medannya cukup curam, tapi dengan adanya jalur ini fatalitasnya yang akan berkurang hingga 50 persen,” ungkapnya.
Nur Rosyid mencontohkan, kalau sebelumnya kecelakaan akibat rem blong banyak korban masuk jurang dan mengalami luka berat bahkan meninggal, dengan jalur ini resiko itu akan berkurang, “setidaknya hanya luka ringan dan tidak sampai patah tulang,” tambahnya. Sekedar informasi, jalur penyelamat di jalan Cangar-Pacet ini dibangun oleh Pemprov Jatim dengan anggaran sebesar Rp 260 Juta, tepatnya di sekitar Gotean, Pacet dengan panjang lintasan 30 meter dan lebarnya 7 meter.
Jalur Penyelamat ini memang fungsinya untuk mengatasi kendaraan yang mengalami rem blong yang sering terjadi di jalur Cangar – Pacet. Sehingga mobil atau motor yang mengalami rem blong bisa langsung menuju jalur penyelamat agar laju kendaraan yang cepat dan tidak terkendali bisa terkontrol dan dihentikan. dw

Berita Populer