•   Jumat, 6 Desember 2019
Bisnis Makro

Jegal Gojek dan Amazon, Grab Luncurkan Layanan Grosir Sembako Online

( words)


SURABAYAPAGI.com - Perusahaan aplikasi berbasis transportasi, Grab, meluncurkan aplikasi layanan grosir sembako online pada bulan ini. Layanan pengiriman bahan kebutuhan sehari-hari bernama GrabFresh ini memanfaatkan jaringan para pedagang serta 7,1 juta mitra pengemudi di Singapura. Menurut Kepala Eksekutif Grab, Anthony Tan, layanan ini sebagai langkah perusahaan untuk mengamankan pangsa pasarnya di negeri Singa dari Gojek. Seperti diketahui, setelah Thailand dan Vietnam, Gojek tak lama lagi akan memasuki pasar Singapura.
“Kami menawarkan layanan sehari-hari yang lebih terlokalisasi. Akan ada lebih banyak pengguna dan keterlibatan yang lebih tinggi dari seluruh basis pengguna," ungkapnya, seperti dikutip Reuters, Selasa, 10 Juli 2018.
Ia juga mengaku kalau layanan barunya ini untuk membendung e-commerce seperti Amazon.com dan RedMart, yang lebih dahulu menawarkan layanan belanja bahan makanan secara online di kota-kota di Singapura.
“Apakah itu makanan matang atau bahan makanan, kita perlu memastikan bahwa semuanya ini terlayani dengan baik. Entah itu dalam bentuk teknologi (aplikasi) maupun keuangan,” ungkap Tan.
Kendati demikian, pria berusia 36 tahun ini mengaku terbuka untuk bermitra dengan para pemain grosir yang ada. Layanan grosir online bagian dari strategi bisnis Grab untuk menawarkan berbagai layanan melalui platform yang memungkinkan mitra mengakses bagian dari teknologinya, seperti logistik dan pembayaran.
Tan juga menyadari jika Grab tidak hanya mengandalkan layanan antar-jemput penumpang, tetapi juga harus memperluas pangsa pasar dengan menawarkan layanan pembayaran dan pinjaman, transfer uang elektronik, dan yang terbaru, grosir online.
Suka tidak suka, Grab mengikuti Gojek yang lebih dahulu berkembang dengan layanan pembayaran digital, pengiriman makanan dan layanan pembersihan dan pijat, sesuai permintaan masyarakat.

Berita Populer