•   Minggu, 15 September 2019
Kriminal

Jelang Lebaran, Judi dan Narkoba malah Meningkat

( words)
AKBP Antonius Agus Rahmanto, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, saat ikut mengamankan akses wilayah di Jembatan Suramadu, akhir pekan kemarin. Foto: SP/Firman Rachman


Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto

Firman Rachmanudin
Wartawan Surabaya Pagi
Lebaran tinggal menghitung hari, sebagian besar masyarakat memiliki budaya mudik, meninggalkan rumah menuju kampung halaman. Tak terkecuali di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pasca situasi panas pemilu 2019 pada 22 Mei di Jakarta lalu serta jelang lebaran, kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak dipastikan berangsur aman dan kondusif.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto saat dihubungi Surabaya Pagi, Senin (27/5/2019).
Agus menyebut antisipasi tindak kejahatan selama Ramadhan dan jelang lebaran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan bersamaan dengan puncak pesta demokrasi 2019 pada 21 Mei kemarin. Beberapa potensi kerusuhan dikalangan masyarakat dapat diredam oleh kepolisian. Seperti yang sudah dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di titik Suramadu jelang aksi 22 Mei di Jakarta lalu.
"Sejauh ini terbilang kondusif. Antisipasi kejahatan jelang lebaran memang agak berbeda dengan tahun sebelumnya karena bertepatan dengan puncak pemilu. Seperti yang sudah kami lakukan yakni melakukan penyekatan di titik Suramadu dengan back up penuh Polda Jatim untuk memfilter massa aksi 22 Mei di Jakarta. Itu efektif dan bukti sayang kami kepada masyarakat. Terbukti tidak ada satulun korban dari Jawa Timur dan tersangka yang ditangkap berasal dari Jawa Timur," ujar Agus, Senin (27/5/2019).
Rawan Judi dan Narkoba
Meski demikan, Agus juga memberikan atensi terhadap potensi kejahatan konvensional jelang lebaran. Di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak terdeteksi rawan perjudian dan penyalahguna narkotika.
"Operasi pekat sebagai awal antisipasi kejahatan jelang lebaran data kami menunjukan menonjolnya perkara perjudian dan narkotika. Untuk kejahatan tiga cepu (curas, curat dan curanmor, red) juga menjadi atensi kami, meskipun jumlahnya tidak terlalu menonjol. Yang pasti semua potensi kejahatan dan kerawanan konflik sosial sudah kami identifikasi dini," tambahnya.
Khusus penyalahguna narkotika, Agus juga meminta agar stakeholder terkait juga turut serta membantu kepolisian dengan upaya pencegahan atau preventif. "Karakteristik masyarakat di wilayah kami memang masih cukup banyak yang menjadi penyalahguna narkotika, kebanyakan memang adalah pengguna dan mereka ini korban. Ini yang kami minta kepada stake holder terkait membantu kami melakukan upaya-upaya melalui pendekatan persuasif untuk bersama memberantas peredaran narkotika khususnya di wilayah hukum perak," lanjut lulusan Akpol 2000 itu.
Waspadai Kejahatan Konvensional
Dari data internal, Agus menyampaikan jika sejauh ini tingkat kejahatan konvensional di wilayah hukumnya cenderung meningkat, meski tidak signifikan. Itupun masih dalam batas aman dan tidak terlalu menonjol.
"Angkanya mungkin meningkat tapi tidak banyak. Sejauh ini masih terpantau kondusif. Ada beberapa kejadian pencurian di beberapa wilayah hanya saja angkanya sedikit dan sudah beberapa yang diungkap," ujarnya.
Awasi Akses dari Madura
Adapun titik rawan, polisi telah memetakan beberapa lokasi seperti obyek vital Wisata Religi Ampel, Kenjeran, dan juga Suramadu sebagai akses baik menuju ataupun dari Madura.
Setidaknya, ada 300 personil disiagakan jelang lebaran. Agus juga memfasilitasi masyarakat untuk melaporkan dan menitipkan rumah mereka ke pihak kepolisian di wilayah hukumnya. Selain itu, Agus mengimbau agar masyarakat yang melakukan mudik lebaran untuk meninggalkan rumah dalam keadaan aman dan terkunci.
"Silahkan laporkan ke kami bisa melalui RT atau RW setempat, nanti itu akan menjadi acuan kami melakukan patroli selama lebaran. Tinggalkan rumah dalam keadaan aman, matikan listrik dan gas. yang pasti,polisi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan lebaran dan mudik nantinya," tandas Agus. n

Berita Populer