•   Rabu, 26 Februari 2020
Peristiwa Nasional

JFC Bagian dari Potensi Pertahanan Negara

( words)
Salah satu peserta Jember Fashion Carnaval (JFC).


SURABAYAPAGI.COM, Jember – Jember Fashion Carnaval (JFC) merupakan event carnaval dunia yang menjadi agenda tahunan di Kabupaten Jember, berbagai talenta dengan beragam busana kreasi generasi Kabupaten Jember tampil mengangumkan, hingga mengundang kalangan media, fotografer dan pemerhati dari seluruh penjuru dunia.

Seperti yang diselenggarakan pada 01-04 Agustus 2019 dengan start catwalk di Alun-alun Jember dan finish catwalk di GOR, menempuh jarak cat walk sekitar 2 Km, tidak lepas dari pandangan penonton baik dari berbagai kota di Indonesia maupun pemerhati dari manca negara, yang hadir pada setiap moment tersebut.

Menurut Bupati Jember Faida ketika menghampiri para talent JFC Kids, khususnya para talent Smile World, sebelum beraksi di catwalk. Karnaval yang telah memiliki brand internasional ini tidak meninggalkan peran sebagai karnaval inklusi yang terbuka untuk semua orang, berapapun usianya, maupun apapun suku dan agamanya.

“Meskipun inisiator sekaligus President JFC Dynand Faris wafat namun karyanya tetap berkibar, semangat JFC masih menggelora, Saya bangga, karena JFC menjadi karnaval yang inklusi dan terbuka untuk semuanya. Bagi saya, Mas Dynand memang telah tiada, tapi JFC bukan hanya mlik Mas tetapi milik Jember, milik Indonesia dan milik semua,” tutur Faida, Sabtu (3/8/2019).

Menyikapi event akbar JFC tersebut Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar menerangkan, bahwa event seperti itu merupakan event kreatif yang harus kita dukung bersama dan pihaknya siap mengamankan bersama kepolisian hingga diakhir acara. “Bayangkan dengan digelarnya event tersebut pandangan mata tertuju di Jember, karena event tersebut merupakan event internasional dan menjadikan Jember sebagai salah satu kota carnaval dunia,” kata Arif.

Ditanya apa ada pengaruh khusus adanya JFC ini dengan tugas TNI Khuisusnya Kodim 0824/Jember, Letkol Inf Arif Munawar menegaskan, “Kita Kodim 0824/Jember adalah bagian dari masyarakat, kebanggaan masyarakat Jember tentunya kebanggaan kami juga, JFC adalah aset masyarakat Jember yang harus kita amankan,” imbuhnya.

Disamping merupakan alternatif yang menjadi destinasi wisata hiburan, JFC mampu merekrut generasi muda Kabupaten Jember untuk berkiprah di industri kreatif. “Mereka merancang sendiri baju-baju tersebut dan memakainya pada pagelaran-pagelaran seperti ini, dengan pembinaan komunitas JFC tentunya menjadikan tata busananya, sisi estetika dan seni serta tampilannya lebih menarik dan meiliki nilai jual tersendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut Arif mengungkapkan, dari sisi itulah korelasi kita dalam mewujudkan pertahanan dan keamanan dengan ikut mendorong dan memberdayakan kearifan budaya lokal daerah, menjadikan bagian dari aset daerah yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat Jember, dengan meningkatnya perekonomian masyarakat. “Ini dapat meningkatkan keamanan yang menjadi bagian dari TNI khususnya Kodim 0824/Jember, dalam menjadikan potensi wilayah dan kondisi masyarakat menjadi potensi pertahanan negara, selaras dengan tujuan pembinaan teritorial. Pungkas Komandan Kodim 0824/Jember,” pungkasnya.koes

Berita Populer