•   Senin, 30 Maret 2020
Peristiwa Politik

Kaji Sholah Ajak Pemuda Milenial Lamongan Tingkatkan Ekonomi Melalui SDA

( words)
Kaji Sholah saat memaparkan ide dan gagasanya kepada pemuda milenial dalam Talk Show Pemuda. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Pemuda milenial punya peran penting dalam ikut membangun sebuah daerah. Apalagi daerah yang punya Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah seperti Lamongan ini. Semua itu butuh ketelatenan, inovasi serta kreativitas pemuda untuk mendorong mewujudkan peningkatkan sumber daya ekonomi.

Hal itu disampaikan oleh Kaji Sholah panggilan akrab Kaji Sholahuddin, dalam talk show Pemuda di Cafe Barata 73 Lamongan, Kamis (9/1/2020), yang juga dihadiri Narasumber ketua IPPNU Pusat Nurul Hidayati Ummah, dan Ketua PC GP Ansor Lamongan Muhammad Masyhur.

Disebutkan oleh pria yang mencalonkan bupati Lamongan 2020-2025 ini, peranan pemuda dalam mengisi pembangunan cukup besar, apalagi pemuda punya jangkauan yang luas seiring dengan perkembangan teknologi digital diera industri 4.0.

"Apa yang tidak bisa dilakukan oleh pemuda dalam upaya berkontribusi untuk pembangunan daerahnya, kalau pemuda tergerak dan mau melakukannya, karena Sumber Daya Alam (SDA) sudah tersedia," kata pria yang juga sebagai ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI).

Ia lalu mencontohkan hasil kerja kerasnya selama ini dalam memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) salah satunya menanam buah durian di Desa Sugian Kecamatan Solokuro, yang dalam diskusi tersebut hasil durian Dagan ditunjukan kalau kualitasnya tidak kalah dengan durian-durian yang hidup dengan iklim dingin.

"Di Lamongan tepatnya di Desa Dagan tanaman durian teryata bisa hidup dan berkembang di tengah suasana tanah yang gersang, semuanya kembali pada diri kita, kita mau tidak untuk mewujudkannya, kalau kita mau semua bisa dilakukan," terang pria yang berjasa meningkatkan produktivitas Jagung di Lamongan dari semula 5,5 ton per hektar menjadi 10-12 ton perhektar.

Setelah pemuda bisa memanfaatkan sumber daya alam lanjut Kaji Sholah, maka Pemerintah harus hadir dengan memberikan dan menyediakan konektivitas pasar, karena sangat mustahil SDA besar tapi konektivitas dan membangun jaringan tidak dilakukan, maka hasilnya pun dalam mewujudkan dalam upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan tidak bisa akan maksimal.

"Makanya pasar dan konektivitas harus diwujudkan oleh pemerintah dengan memanfaatkan tekology terkini, untuk membantu para pemuda dalam berkreasi dan berinovasi memanfaatkan SDA, dari situ kesejahteraan akan terwujud," tegasnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Lamongan Muhammad Masyhur mengungkapkan, siapapun bupati kedepan, harus mempunyai konsep yang jelas sesuai dengan kebutuhan masyarakat Lamongan diantaranya,
Mengurangi potensi banjir di Lamongan; bupati punya program wifi gratis, karena di Lamongan banyak pemuda nya daripada orang tua.

Selanjutnya kata Masyhur, bupati kedepqb juga harus bisa setidaknya punya progran milenial lainnya yakni pengusaan dan pemahaman IT; program produktif bagi anak-anak muda ; membangun tim kuat Persela yang tidak hanya dari pemain luar berkualitas, juga memberdayakan potensi anak muda dari Lamongan sendiri.

Sedangkan ketua IPPNU Pusat Nurul Hidayati Ummah dalam kesempatan itu menyebutkan, pemuda milenial diminta untuk berkontribusi terus dalam upaya membantu pembangunan daerahnya, dengan memanfaatkan sosial media (sosmed) untuk mendapatkan sumber ekonomi baru.

Tidak hanya itu saja, perempuan asal Laren Lamongan ini juga meminta kepada pemuda untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan, dengan ikut andil membantu menjadikan generasi yang cerdas dan tangguh.jir

Berita Populer