•   Senin, 18 November 2019
SGML

Kapal Berbendera Philipina Tabrak Pelabuhan PG

( words)
Kapal asing yang menabrak dermaga pelabuhan khusus milik PG. (SP/MIS)


SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kapal asing berbendera Philipina, MV Action Trader menabrak dermaga pelabuhan khusus milik PT Petrokimia Gresik. Akibat kecelakaan tersebut, bangunan terpantau rusak.
Sementara itu, akibat kejadian ini belum diperokeh keterangan apakah aktifitas bongkar muat di pelabuhan milik perusahaan plat ini terganggu akibat atau bagaimana. Pasalnya, hingga berita ini turun belum ada pernyataan secara rinci dari pihak Petrokimia Gresik.
Manager Humas Petrokimia Gresik Muhammad Ihwan F mengakui peristiwa tersebut. Namun ia menepis jika dermaga tertabrak kapal asing itu, melainkan menyenggol dermaga pada bagian 'bemper' kapal di pelabuhan (moorin dolphin).

"Yang terjadi adalah kapal menyenggol "bemper" pelabuhan (moorin dolphin)," jelas Muhammad Ihwan F, Selasa (2/1/2017).

Ketika ditanya mengenai kerugian akibat kecelakaan ini, ia mengakui pihaknya belum bisa memastikan.
"Belum kita hitung berapa kerugian dari peristiwa ini. Baru msu dilakukan penghitungan untuk mengerahuinya," jelasnya.
Nanang Afandi, Humas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik mengemukakan bahwa kapal asing yang menabrak dermaga milik perusahaan BUMN produsen pupuk tersebut sedang didata di KSOP setempat.
"Jenis kecelakaan, jangkar kanan kapal menabrak dolphin. Tempat kejadian di TUKS PT Petrokimia Gresik. Kapal ini dari Singapura ke Gresik, berbendera Philipina, muatan Rock Phospate, nahkoda Narte Armando dan penyebab masih dalam pemeriksaan," kata Nanang Afandi.

Nahkoda kapal MV Action Trader, Narte Armando saat ditemui di KSOP Kelas II Gresik, menolak diwawancarai. Padahal awak media ini, bermaksud konfirmasi terkait kronologi kejadian tersebut.
"I'm sorry, I can't tell you. No comment," ucapnya singkat dalam bahasa Inggris.
Kapal dengan nahkoda Narte Armando, sebenarnya tidak kali ini masuk perairan Gresik. Meski begitu, Nerta tidak pasi berbahasa Indonesia. Mis

Berita Populer