•   Senin, 9 Desember 2019
Kriminal

Kapolrestabes ‘Pamer’ Tangkapan

( words)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aksi kejahatan jalanan yang marak di kota Surabaya membuat kepolisan meningkatkan kegiatan pencegahan sekaligus penindakan. Dalam kurun waktu sebelas hari rangkaian Operasi sikat Semeru 2018, Satreskrim Polrestabes Surabaya beserta jajaran berhasil menangkap 290 tersangka, Selasa (18/9).
Dari 290 tersangka, polisi mengungkap 275 kasus. Sementara kasus yang paling banyak adalah pencurian dengan pemberatan dengan 126 kasus. Sementara itu posisi kedua diduduki kasus pencurian dengan kekerasan sebanyak 84 kasus, sedangkan untuk curanmor ada 46 kasus. Sisanya terdiri dari 17 kasus kepemilikan senjata tajam, dan dua lainnya adalah premanisme.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan jika upaya kegiatan yang ditingkatkan tersebut membuahkan hasil dan cukup menekan angka kejahatan jalanan selama sebelas hari. Setidaknya, 290 anggota Satreskrim baik Polrestabes Surabaya maupun jajaran dikerahkan untuk memberantas aksi kejahatan yang meresahkan warga kota Surabaya.
"Seperti komitmen kami bahwa Suroboyo harus aman, kami berupaya maksimal mengerahkan segenap kemampuan sumber daya kami untuk memberantas aksi kejahatan. Hasilnya, bisa kita lihat,sebanyak 290 tersangka kami tangkap," kata Rudi, Selasa (18/9).
Lebih lanjut, dari keseluruhan kasus yang diungkap, Polrestabes Surabaya juga berhasil menyita sejumlah barang bukti kasus diantaranya kasus curat yakni HP 27 unit, 31 unit sepeda motor, 1 unit mobil L-300, 7 ( tujuh) bilah sajam, 3 buah kunci T dan 7 ( tujuh) air soft gun.
Kendati operasi sikat semeru 2018 sudah usai, namun, Rudi menegaskan jika pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas bagi siapapun yang melakukan kasus-kasus diatas tindak kriminal curat, curas, curanmor dan sajam.
"Ini memang sudah selesai ya sikat Semerunya, tapu kami tidak akan kendor untuk memerangu aksi kejahatan di Surabaya. Patroli terus akan kami lakukan," tandas Rudi. n fir

Berita Populer