•   Jumat, 13 Desember 2019
Entertainment

Karma Jennifer Dunn

( words)
Ekspresi Jennifer Dunn saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/1). Dalam kasus ini polisi mengamankan sabu 0,6 gram beserta alat isap.


Usai Dituduh Merebut Suami, Kini Tertangkap Pesan Sabu

Jennifer Dunn rupanya tak jera, meski sudah merasakan pengapnya penjara. Untuk ketiga kalinya, artis yang biasa disapa Jedun ini ditangkap atas kasus narkoba, Selasa (2/1/2018). Kasus ini menjadi seakan pelengkap setelah namanya menjadi gunjingan, lantaran artis berusia 28 tahun ini dituduh merebut suami orang, seorang pengusaha di Jakarta bernama Faisal Harris. Video pelabrakan yang dilakukan sang anak pengusaha itu kepada Jedun pun meledak di dunia maya pada November 2017. Benarkah Jedun dijebak lantaran perseteruannya dengan istri Faisal Harris?
-------------
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Jennifer ditangkap setelah polisi mengamankan FS di rumahnya. Jennifer Dunn diketahui beberapa kali memesan sabu kepada FS. Keduanya kini menjadi tersangka kasus penyalahgunaan narkotika.
Penangkapan itu bermula ketika polisi memperoleh informasi dari masyarakat pada 31 Desember 2017. Diketahui, FS sering menggunakan rumah di Jalan Rukun nomor 27, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sebagai lokasi penyalahgunaan narkotika jenis saabu.
"Yang bersangkutan 40 tahun, agak gemuk, informasi dari masyarakat bahwa di rumahnya sering ada penyalahgunaan narkotika," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/1) kemarin.
Setelah menerima informasi itu, anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah tersebut dengan didampingi Ketua RW setempat. Namun FS tidak ada di rumah dan melarikan diri melalui pintu belakang.
Saat polisi melakukan pencarian, FS ternyata sedang bersembunyi di rumah warga. Ia kemudian ditangkap. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti di saku celana FS.
Barang bukti tersebut yaitu satu kotak bekas rokok yang di dalamnya berisi satu plastik berisi narkotika golongan I jenis saabu dengan berat bruto 0,6 gram. Polisi juga menemukan satu unit ponsel sebagai alat komunikasi pemesan saabu FS dan Jennifer. "HP tersangka diketemukan. FS mendapatkan barang dari Mr. X di atasnya, sekarang masih DPO," terang mantan Kabid Humas Polda Jatim ini.
Menurutnya, FS mengakui bahwa sabu tersebut merupakan pesanan Jennifer. Pengakuan itu diperkuat dengan isi percakapan di aplikasi WhatsApp antara FS dengan Jennifer. Dalam percakapan itu, Jennifer memesan sabu kepada FS sebanyak 1 gram. "Dari FS ternyata ada seseorang perempuan yang memesan, sudah beberapa kali memesan, inisial JD (Jennifer Dunn)," kata Argo.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi kemudian ke rumah Jennifer di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Polisi langsung menangkap Jennifer di rumahnya. Saat penangkapan itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu buah alat sedotan pipet plastik yang digunakan untuk menyendok sabu dari plastik ke dalam cangklong. Selain itu, petugas juga menemukan satu unit ponsel yang digunakan untuk komunikasi antara Jennifer dengan FS. "HP dilihat ternyata ada pemesanan. Pengakuan FS sudah sepuluh kali pesan," kata Argo.
Atas kejadian ini, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka diancam dengan hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.
Cengengesan
Ada kejadian menarik ketika Jennifer Dunn hendak dimunculkan polisi di hadapan wartawan. Berbeda dengan tersangka kasus narkoba lainnya yang biasanya tampak sedih, Jennifer Dunn justru terlihat santai. Mengenakan baju tahanan, cewek 28 tahun itu malah cengengesan ketika berhadapan dengan kamera.
Jennifer Dunn pun sempat melambaikan tangannya ketika ada awak media yang memanggil. Tak ada raut penyesalan dan sedih dari wajah Jennifer Dunn. Bahkan tampak gaya cempol rambut Jedunn, begitu nama bekennya, seperti tertata.
Artis yang dituding sebagai pelakor ini juga tampak serius melihat penjelasan polisi. Sesekali Jennifer Dunn tersenyum saat polisi menjelaskan kronologis penangkapannya. Usai rilis, Jennifer Dunn sempat diminta polisi untuk menyampaikan beberapa kata. Pesinetron 'Dia dan Dia' ini mengaku menyesal dan meminta maaf kepada keluarganya.
Namun lagi-lagi, Jennifer Dunn pun menyampaikan pernyataan itu dengan senyuman, seakan tanpa ada rasa bersalah.‎ "Maaf semuanya untuk media dan keluarga. Aku nyesal, udah gitu aja," ucap Jennifer Dunn.

Berita Populer