•   Selasa, 17 September 2019
Slc

Keakraban Bersama Lintas Iman

( words)
Sejumlah warga yang tergabung dalam Lintas Iman saat Merayakan Natal bersama


Masa depan Indonesia ditunjukkan dengan keberagaman, bukan penyeragaman yang justru menyengsarakan bangsa ini

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Lintas Iman Surabaya menggelar acara perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 di Dyandra Convention Center Grand Ballroom, Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Selasa (11/12) malam.

Penyelenggara Ketua Persekutuan Doa Oikumene, Debora Helmi terlihat bangga, bisa menggelar Natal lintas agama yang dihadiri para tokoh agama dari berbagi keyakinan.

“Kami bahagia, bisa menggelar natal lintas agama karena dihadiri beberapa tokoh agama dan kepercayaan. Ada tujuh lintas iman. Ada Islam, Hindu, Budha dan kepercayaan lainnya,” kata Debora Helmi.

Meski persekutuan doanya bisa dikatakan bagian kecil dari kalangan masyarakat, dia berharap dari minoritas justru bisa menjadi berkat bagi negara Indonesia.

“Kami bukan hanya beragama dan beribadah, tapi juga bisa menjadi berkat buat negara ini. Karena kami tinggal di Indonesia,” tandasnya.

Tokoh agama yang hadir adalah Pdt Soetjipto (Kristen), Agatha Retnosari (Katolik), Gus Aan Ansori (Islam), Pandita Amri (Budha), Liem Tiong Yang (Kong Hu Cu), Naen, Otto serta Dia Jenni wakil dari aliran kepercayaan.

“Masa depan Indonesia ditunjukkan dengan keberagaman, bukan penyeragaman yang justru menyengsarakan bangsa ini,” ujar Aan yang juga tergabung dalam komunitas Gusdurian.

Perayaan Natal ini berlangsung meriah. Selain berdoa bersama untuk bangsa, juga disertai hiburan-hiburan menarik. Di samping aparat keamanan dari TNI/Polri, nampak puluhan Banser Surabaya yang ikut menjaga keamanan perayaan.

Berita Populer