•   Sabtu, 14 Desember 2019
Pilpres 2019

Kedubes AS: 22 Mei, Hindari Unjuk Rasa Politik

( words)
Screenshot dari laman resmi Kedubes AS di https://id.usembassy.gov/, yang meminta warganya waspada akan adanya aksi berisiko terorisme di Indonesia.


Demo ini Diperkirakan terjadi di Surabaya

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Indonesia memperingatkan warga negaranya untuk waspada dan menghindari aksi unjuk rasa terkait dengan hasil Pemilu pada 22 Mei nanti di seluruh wilayah Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Kedubes AS dalam laman resminya pada Jumat (17/5). Dalam keterangannya, Kedubes mengutip keterangan Polri yang menyatakan secara terbuka bahwa risiko terorisme meningkat terkait dengan finalisasi hasil Pemilu. Selain itu, demikian lembaga tersebut, media pun melaporkan penangkapan sejumlah WNI terkait dengan tuduhan terorisme.
Kantor itu juga menyatakan demonstrasi diperkirakan dapat terjadi di sejumlah tempat yang berkaitan dengan Pemilu, termasuk KPU RI di kawasan Imam Bonjol dan Bawaslu di MH Thamrin. Demo itu juga diperkirakan terjadi di kota lain macam Surabaya dan Medan.
"Hindari area demonstrasi atau unjuk rasa politik, dan berhati-hati jika berada di pertemuan besar," demikian Kedubes AS.
Diketahui, hasil perhitungan final Pilpres dan Pileg akan dilakukan pada Rabu (22/5) nanti. Kemenkopolhukam menyatakan pihaknya mengimbau agar massa tak perlu datang ke Jakarta untuk melakukan aksi unjuk rasa.
Menkopolhukam Wiranto sebelumnya bahkan menyatakan pihaknya akan bersikap tegas bagi yang melanggar hukum terkait dengan keamanan negara. "Kami akan tangkap dan jadikan tersangka," katanya.
Kedubes AS juga mengimbau warganya untuk mencari informasi terbaru terkait dengan hal tersebut melalui media serta mewaspadai lingkungan sekitar. Selain itu, warga juga diimbau untuk mengikuti akun resmi Kedubes AS baik di Twitter maupun Facebook. jk/erk

Berita Populer