Kehadiran Korut di Olimpiade Bantu Proses Perdamaian

Pernyataan Blue House ini sendiri muncul bersama dengan tibanya delegasi Korut di Seoul. Pada kunjungan pertama dari serangkaian persiapan, pejabat musik dan seni Korut tiba di Korsel untuk memeriksa lokasi pertunjukan selama Olimpiade. SEOUL, Kim Gyo yul.
Korea Selatan (Korsel) menyambut baik konfirmasi oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) bahwa 22 atlet Korea Utara (Korut) akan bersaing dalam Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang bulan depan. Seoul menyebut, hal ini bisa menjadi awal dari proses perdamaian dengan Pyongyang.
"Partisipasi Korut di Olimpiade akan menjadi katalisator untuk membangun perdamaian dan mengurangi ketegangan di semenanjung Korea," kata Blue House-istana kepresidenan Korsel- dalam sebuah pernyataan.
"Presiden sebelumnya telah menekankan bahwa Olimpiade Pyeongchang harus menjadi titik balik penting dalam memecahkan masalah rudal Korut," sambungnya, seperti dilansir Reuters.
Delapan anggota delegasi Korut, yang dipimpin oleh musisi Hyon Song-wol, akan memeriksa tempat pertunjukan kelompok orkestra Korut dalam Olimpiade.
Pejabat tersebut dijadwalkan untuk menghabiskan waktu selama dua hari untuk memeriksa pusat-pusat seni di kota Seoul dan Gangneung, yang juga akan menjadi tuan rumah beberapa acara Olimpiade.
Kunjungan delegasi Korut ke Korsel ini sendiri merupakan kunjungan pertama oleh warga Korut sejak Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mulai menjabat pada bulan Mei tahun lalu dan berusaha untuk kembali melakukan pendekatan dengan Korut. 04