•   Selasa, 19 November 2019
Pilwali 2020

Kembalikan Formulir Cawali, Whisnu Bicara Kedaulatan Rakyat Surabaya

( words)


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Whisnu Sakti Buana mendatangi kantor DPC PDIP Surabaya di Jalan Stail nomor 8 Surabaya, Jumat (13/9/2019). Kedatangan Wakil Ketua DPD PDIP Jatim ini untuk mengembalikan formulir penjaringan calon Wali Kota (Cawali) Surabaya yang digelar secara internal oleh PDIP.

Whisnu didampingi sang istri, juga diiringi oleh ratusan pendukung dan simpatisan. Dalam rombongan juga hadir simpatisan ibu-ibu yang bermain rebana dan spanduk foto wajah WSB (Whisnu Sakti Buana). Turun di jalan Setail, depan Kebun Binatang Surabaya kemudian berjalan kaki memasuki area kantor.

Kedatangan Whisnu langsung disambut oleh Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono berikut jajaran pengurus lainnya. Prosesi pengembalian berkas formulir dilakukan Whisnu untuk diserahkan pada Adi Sutarwijono dengan disaksikan langsung oleh para pendukung, pengurus partai dan awak media.

Kepada Awak Media, WS menyampaikan visi misi jika nanti dirinya mendapatkan rekom dari DPP untuk maju dalam Pilwali Surabaya 2020 mendatang. "Visi misi saya kedepan sebagai calon Wali Kota Surabaya kedepan adalah membumikan tri sakti dan pancasila dalam membangun Surabaya kedepan," jelasnya kepada sejumlah awak media, Jumat (13/9).

Gagasan tri sakti diketahui adalah salah satu gagasan dari bapak bangsa yakni Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno tahun 1963 lalu. Melalui gagasan tri sakti, Soekarno menyampaikan agar berdaulat di bidang politik, kemudian berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.
Hal ini menurut WS sangat cocok untuk diterapkan di Surabaya sebagai kota metropolitan agar melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun kota Surabaya menjadi kota heterogen yang maju.

"Kedaulatan rakyat Surabaya secara langsung dalam menata kota Surabaya, jadi tidak lagi kita bicara soal surabaya itu terus pada poin perencanaan, tapi mulai awal kita akan libatkan rakyat untuk berdaulat pada kotanya sendiri, keinginannya seperti apa," kata pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya ini.

Selain berdaulat dalam politik, sisi berdikari dalam ekonomi juga menjadi salah satu faktor keberhasilan suatu kota. WS menginginkan untuk mengembangkan kampung tematik yang mampu mengangkat perekonomian warga di tiap kampung yang ada di kota Pahlawan.

"Karena suara rakyat adalah suara tuhan, saat mereka sudah bisa berdikari secara ekonomi, mereka tidak akan memperjualbelikan suara mereka," tegasnya.

Selain itu WS juga akan berencana untuk mengangkat kebudayaan lokal guna mewujudlan tri sakti yang ketiga yakni berkepribadian dalam budaya. Menurutnya potensi budaya lokal sangat tinggi sehingga perlu untuk diakomodir agar nantinya masyarakat dapat melestarikan budaya lokal di tengah laju zaman yang semakin cepat.

"Kita tahu bahwa surabaya ini banyak ragam kebudayaan yang luar biasa, itu yang terus kita tanamkan kita kembangkan dengan banyak mementingkan kesempatan pada budaya lokal," pungkasnya. (alq)

Berita Populer