•   Kamis, 17 Oktober 2019
Ekonomi NKRI

Kemenperin Butuh Suntikan Rp74,5 T demi Pendapatan Rp209 T

( words)
ILUSTRASI | PXHERE


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sebanyak Rp209 triliun (USD15 miliar) ditargetkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI untuk diperoleh dari ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) pada tahun 2019 ini. Target ini diketahui meningkat dari realisasi ekpor TPT pada tahun 2018 yang menyentuh USD13,27 miliar.

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Muhdori menyebut, target ekspor TPT itu diciptakan dengan memantau perkembangan ekspor TPT, akhir-akhir ini. Data Kemendag sendiri menunjukkan, ekspor TPT dalam kurun waktu tiga tahun ini menampilkan pertumbuhan yang menggembirakan.

Pada tahun 2016, jumlah ekspor TPT sukses menyentuh USD11,87 miliar. Jumlah itu diketahui naik menjadi USD12,59 miliar pada 2017 dan meningkat lagi menjadi USD13,27 miliar pada tahun 2018.

"Kemenperin melihat industri TPT domestik tetap tumbuh dengan bagus, bahkan surplusnya signifikan. Memang masih ada impor bahan baku guna diolah kembali. Hal itu mendongkrak added value serta merangsang pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh," cetus Muhdori, Selasa (23/7/2019).

Walau performa ekspor TPT terus meroket, Muhdori mengungkapkan, guna meraih target ekspor 2109, industri TPT masih tetap perlu dorongan berupa adanya investasi anyar. Selain itu, diperlukan juga ekstensifikasi usaha di tiap-tiap kategori industri TPT domestik.

"Kemenperin memprediksi jumlah investasi yang diperlukan demi meraih target adalah sebanyak Rp74,5 triliunan. Dengan investasi ini, Kemendag memprediksi sebanyak 4,11 juta tenaga kerja bisa terserap dari sektor industri TPT," papar Muhdori.

Berita Populer