•   Minggu, 15 September 2019
Bisnis Makro

Kenalkan Bisnis Kelistrikan Pada Mahasiswa Magang

( words)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program BUMN Hadir di Kampus sebagai bentuk kepedulian PLN kepada Kampus agar mahasiswa lebih mengenal kondisi proses bisnis PLN dan perkembangan saat ini sekaligus memberikan kesempatan kepada kampus untuk ikut meneliti sehingga bisa berinovasi demi kemajuan perusahaan dimasa depan.
Demikian dikatakan Dwi Suryo Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi Distribusi Jawa Tiimur pada sejumlah mahasiswa Fakultas Tekhnik Elektro di Kampus ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang berkesempatan magang di PLN Distribusi Jawa Timur.
“PLN memberi kesempatan untuk mlaksakanan program magang selama satu semester dan selama magang akan diberikan dana yang cukup berupa uang saku dan nantinya penelitian yang dihasilkan mahasiswa akan dapat dimanfaatkan untuk kemajuan PLN dimasa mendatang,” ujarnya.
Dalam kesempatan penyampaian Program Magang Bersertifikat bagi para mahasiswa Fakultas Tekhnik Elektro di ITS Surabaya, hadir Direktur Regional Sulawesi, Syamsul Huda, yang memaparkan kondisi dan proses bisnis PLN saat ini.
Menurutnya dengan pertumbuhan kapasitas yang mencapai 7000 MW/tahun harus melayani pelanggan yang berjumlah sebanyak 65.300.300 pelanggan.
Sebagai alumni ITS Fakultas Teknik Elektro E27 angkatan 1987 masuk ITS dan lulus tahun 1993, Syamsul Huda mengungkapkan kepada para mahasiswa, bahwa dalam pengelolaan bisnis PLN dihadapkan pada konsumsi BBM yang harus dikendalikan untuk tidak bertambah setiap tahunnya, bahkan sedapat mungkin perlu menurunkan pemakaian BBM setiap tahun kedepannya.
“Untuk memenuhi tuntutan tersebut PLN harus memanfaatkan energi lain selain bbm, bahkan dituntun untuk meningkatkan pemakaian energi baru dan terbarukan (EBT), sementara peningkatan kebutuhan listrik setiap tahunnnya mencapai 7.000 MW,” jelas Syamsul Huda.
Ditambahkan, kondisi kelistrikan Nasional saat ini dalam kondisi aman dan tercukupi artinya tidak ada satu kota pun di Indonesia ini yang kekurangan energi listrik.
Dalam memenuhi kebutuhan listrik di 5 tahun kedepan PLN mempunyai program 35.000 MW, yang dipenuhi mulai dari pembangunan pembangkit, jaringan tegangan tinggi hingga pembangunan tegangan menengah dan rendah agar kebutuhan listrik di Indonesia untuk mendorong ekonomi nasional dapat terpenuhi baik jangka menengah maupun jangka panjang dengan mempertimbangkan pemakaian energi primer yang relevan dan murah. Untuk pembangunan pembangkit dapat dipenuhi dari PLN ataupun IPP.
“Kami mengajak mahasiswa untuk melakukan penelitin dan berinovasi memanfaatkan teknologi baterai atau solar cell untuk mengantikan kapal motor sebagai alat transportasi sungai/selat yang saat ini masih menggunakan motor bakar (bensin/solar) agar dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak. Masih banyak inovasi-inovasi yang perlu diriset oleh mahasiswa untuk dapat memajukan PLN sebagai perusahaan penyediaan energi listrik, guna kehidupan yang lebih baik,” paparnya. sa

Berita Populer