Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Khofifah-Emil Susun Jurus Urai Kemacetan dan Perbaikan Jalan Berlubang

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pembenahan akses transportasi jalur darat menjadi salah satu fokus Pasangan Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dalam membangun Jatim. Hal tersebut bertujuan mobilitas barang dan jasa sebagai roda perputaran perekonomian.

Calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kamis (1/3/2018) menyebutkan, saat ini belum 100 persen jalan yang memadai. Karena jalan yang rusak akibat ketidakseimbangan antara pertumbuhan mobilitas moda, barang serta jasa dengan kualitas serta pertumbuhan jalan.

"Memang perlu kordinasi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi dan lainnya. Kalau provinsi ada alokasi dana Rp100 miliar untuk perawatan jalan sepanjang sekitar 1.400 kilometer," ujar Emil.

Ia mengatakan, masih banyak masalah seperti jalan berlubang dan kemacetan. Padahal, infrastruktur jalan menjadi salah satu pengungkit perekonomian. Karenanya, jalur transportasi darat di Jawa Timur menjadi salah satu isu penting yang disasar calon wakil gubernur Jawa Timur ini.

"Kedepan perlu kita pikirkan penambahan infrastruktur jalur baru bebas hambatan. Selain sebagai solusi mengatasi kemacetan di kota-kota besar di Jawa Timur, juga dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada ketersediaan sarana dan prasarana memadai," ujar pia yang pernah menjabat sebagai konsultan pembangunan Bank Dunia ini.

Emil lalu berbagi pengalaman tentang kordinasi intensif dengan camat dan sejumlah stakeholders seperti PPK jalan untuk memastikan seluruh jalan di Trenggalek berada dalam kondisi baik dan terawat.

Sedangkan terkait dengan Kabupaten Lamongan, Doktor termuda se Asia Pasifik ini mengatakan, pembangunan di Lamongan sangat luar biasa apalagi berada di Gerbang Kartasusila. Posisi ini membuat Lamongan sangat strategis dan punya peluang besar untuk dikembangkan lebih baik lagi.

Koridor Babat-Jombang salah satu dari potensi yang bisa dikembangkan di luar pelabuhan, Tanjung Kodok maupun lokasi lainnya. Pasalnya Jombang nanti akan terhubung dengan Tol Surabaya-Solo, sehingga sangat berpotensi untuk pengembangan Industri.

Hal lain diversifikasi moda transportasi laut antar pelabuhan seperti yang sudah berjalan di kota pesisir seperti Lamongan dan Tuban bisa diharapkan memiliki daya saing baru. (bj/irs)