•   Senin, 18 November 2019
JawaTimur

Khofifah Minta Muslimat NU Bantu Hentikan Hoaks

( words)
Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa (kiri) dalam acara peringatan Hari Lahir ke-73 Muslimat NU di Stadion Canda Bhirawa Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kemarin. (Foto: SP/AN)


SURABAYAPAGI.com - Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa meminta Muslimat NU ikut membantu menghentikan berbagai macam praktik ujaran kebencian dan kebohongan, sebab dampaknya buruk bagi persatuan umat.
"Bantu hentikan ujaran kebencian, hoaks, jangan biarkan orang sebarkan fitnah, melakukan zalim, jangan biarkan gibah, karena akan memecah belah umat," kata Khofifah pada peringatan Hari Lahir ke-73 Muslimat NU di Stadion Canda Bhirawa Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin.
Ia prihatin dengan beredarnya berbagai informasi yang tidak benar (hoaks) itu akhir-akhir ini, sebab menyengsarakan umat. Untuk itu, ia meminta warga juga membantu agar pemilu bisa berlangsung tertib dan lancar.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Kediri Mudawamah mengatakan, peran Muslimat NU juga sangat penting untuk ikut menciptakan iklim pemilu yang kondusif. "Jaga iklim yang kondusif agar pemilu nanti tidak jadi lahan saling tebar hoaks, fitnah, sebar berita bohong, gibah, dan sejenisnya. Akan tetapi, justru pemilu jadi bagian dari pesta demokrasi bagi rakyat," kata dia.
Ia juga meminta seluruh Muslimat NU menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 dengan memilih pemimpin yang terbaik.
Dalam hadist juga sudah dijelaskan tentang kriteria pemimpin yang baik menurut Rasulullah SAW, yakni pemimpin yang mencintai rakyatnya dan rakyat juga mencintai pemimpinnya.
"Sebagai rakyat harus mendoakan pemimpin dan pemimpin juga mendoakan kita semua. Itu kriteria pemimpin yang soleh, yang dicontohkan Rasulullah. Oleh karena itu, kami mengajak agar menggunakan hak pilih, pilihlah mereka yang memiliki kriteria seperti yang di hadist, mudah-mudahan Allah SWT meridhoi," kata dia.
Peringatan hari lahir Muslimat NU itu juga bersamaan dengan pemecahan rekor MURI makan ikan lele goreng bersama. Seluruh peserta diberi suguhan lele goreng yang dimakan bersama-sama.
Selain Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, kegiatan itu juga dihadiri Bupati Kediri Haryanti Sutrisno dan Wakilnya Masykuri, pimpinan OPD, serta berbagai tamu undangan lainnya dan puluhan ribu anggota Muslimat NU dari berbagai daerah di Kabupaten Kediri dan sekitarnya.

Berita Populer