Koalisi Besar Bertekad Antar Kaji Sholah Jadi Bupati

SURABAYA PAGI, Lamongan - Peta politik jelang Pemilukada di Lamongan mulai mengerucut. Tiga partai politik PKB, PDI Perjuangan, dan Gerindra dengan total perolehan 22 kursi di DPRD membuat poros dengan mengusung dan bertekad mengantarkan Sholahuddin menjadi bupati Lamongan.

Tekad itu disampaikan dalam acara Konsolidasi Koalisi Partai PKB, PDIP dan Gerindra menuju Lamongan Sembodo di Gedung Korpri Lamongan, Rabu (22/1/2020) yang dihadiri seluruh pengurus 3 partai koalisi, dan 44 Masyayikh dan kiai.
Koalisi diawali dengan penandatangan kesepahaman MoU yang disaksikan ratusan pengurus dan 44 kiai, dengan tekad momentum tahun ini harus direbut dan bupati dari kader Nahdlatul Ulama (NU) harus tampil di eksekutif untuk membawa Lamongan Sembodo dan rakyatnya sejahtera.

Abdul Ghofur selaku ketua DPC PKB Lamongan yang juga inisiator koalisi mengungkapkan kalau partai yang bergabung dalam koalisinya akan all out berjuang bersama mengantarkan Sholahuddin menjadi bupati Lamongan.
Disebutkan olehnya, MoU deklarasi ini sebagai bentuk keseriusan tim koalisi untuk memenangkan calon bupati dari kalangan Nahdliyin dan santri.

Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan Tsalits Fahami memohon doa dari para kiai dan pengurus tiga partai, agar koalisi yang terjalin kedepan tetap solid.
"Saya ini adalah kader NU sejak lama. Dan pengurus Gerindra Lamongan dari tingkat Cabang hingga ranting, 100 persen, berasal dari kader NU. Sehingga kita komitmen penuh mendukung Bupati Lamongan asli kader NU," terang Mantan Wakil Bupati Lamongan periode 2005 -2010 ini

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan Saim mengajak koalisi tetap solid dan terus berkomitmen memenangkan Kaji Sholah.
"Kita harus terus menjaga koalisi ini sekuat tenaga sampai calon yang didukung menjadi Bupati Lamongan kedepan. Karena kita berkomitmen membuat perubahan untuk Lamongan kedepan," ujar mantan wakil ketua DPRD Lamongan ini.
"Koalisi ini jangan sampai terpecah belah. Marih kita berkomitmen berjuang untuk memenangkan koalisi ini. Merdeka," terangnya.

Sholahuddin calon bupati Lamongan dalam kesempatan itu menyampaikan kalau dirinya sudah bertekad menghibahkan jiwa dan raganya untuk kemajuan Lamongan, dengan ridlo dan dukungan masyarakat dan para masyayik dan kiai.
"Saya mau dicalonkan menjadi bupati ini karena ingin mewujudkan keinginan masyarakat kiai dan masyayikh, bagaimana Lamongan dipimpin oleh orang yang dari bawa meniti karir, santri dan juga kader NU," ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak partai koalisi, masyarakat, Masyayikh, dan kiai untuk bersatu dalam satu barisan dengannya untuk membawa Lamongan yang Sembodo dengan program yang benar-benar dirasakan masyarakat. jir