•   Sabtu, 7 Desember 2019
Kriminal

Korban Oplosan Meluas

( words)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Korban minuman keras (miras) oplosan terus berjatuhan, bahkan meluas ke sejumlah daerah. Setelah korban 82 orang tewas di Jakarta dan Jawa Barat, kemudian di Banyuwangi 7 orang tewas, kini giliran warga Surabaya menjadi korban. Minggu (22/4/2018), tiga warga Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, meregang nyawa setelah menggelar pesta miras oplosan selama tiga hari, yakni sejak Jumat (20/4) sore, Sabtu (21/4) dan berakhir Minggu (22/4/2018) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB. Kejadian serentak di sejumlah daerah ini membuat Wakapolri Komjen Syafruddin heran dan menyebutnya sebagai fenomena gila. Polrestabes Surabaya pun bergerak cepat. Tak sampai 24 jam, Tim Resmob menangkap dengan menangkap tiga orang, semalam. Mereka diduga sebagai penjual dan distributor miras oplosan penyebab tewasnya para korban.
----------------

Kejadian ini langsung membuat gempar warga, Korban tewas akibat pesta miras oplosan itu diketahui bernama Totok Pramuji Arianto (49), warga Jl Pacar Keling IV/2; Wahyudi (52), Jl Pacar Keling IV/3; dan Syamsul Hidayat (38) Jl Pacar Keling IV/1B Surabaya.

Informasi yang diperoleh Surabaya Pagi di lokasi, Pramuji Arianto meninggal pada Minggu (22/4/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. Ia dimakamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Sementara Wahyudi dan Syamsul Hidayat meninggal sekitar pukul 12.00 WIB. Kedua korban tak langsung dimakamkan, melainkan dilakukan otopsi terlebih dahulu ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Ketua RT setempat, Hariandi, membenarkan ada warganya yang tewas akibat pesta miras oplosan sejak Sabtu (21/4/2018) malam. Menurutnya ada dua tempat yang digunakan pesta miras, yakni area pasar dan depan gang dekat rumah karena mereka satu kampung. “Setahu saya ada lahan kosong di sana,” katanya.

Ditanya, berapa berapa botol minuman diduga miras oplosan yang sudab mereka tenggak, Hariandi mengaku tak mengetahui pasti. “Kalau ditanya mereka habis berapa dan beli dimana, saya gak tahu,” cetus dia. Namun ia memastikan mereka tewas setelah melakukan pesta miras tersebut

Fauzi, warga setempat menceritakan, korban pertama yang meninggal adalah Totok. Pria ini mengalami muntah terus menerus dan tak sadarkan diri. Bahkan korban sempat dibawa ke rumah sakit Dr. Soetomo pada pukul 01.00 WIB, Minggu (22/4). Namun dua jam berselang, nyawa Totok tak terselamatkan.

"Totok sempat dilarikan kerumah sakit, dua jam sekitar pukul 3.00 WIB dikabarkan meninggal. Kemudian disusul Wahyudi dan Samsul pada Minggu siang," kata Fauzi.

Otopsi
Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno mengatakan, pihaknya sudah mengamankan dua botol bekas 600 ml berbau miras. Selanjutnya, polisi akan mendalami temuan doa botol bekas miras oplosan yang ditemukan di sekitar lokasi pesta miras para korban tersebut. “Para korban ini pesta mirasnya Sabtu (21/4/2018) malam,” ujarnya.

Kompol Prayitno menambahkan, pihaknya juga akan mengotopsi korban tewas akibat menenggak miras oplosan ini. Hasil otopsi akan sangat berguna saat polisi berhasil menangkap penjual miras oplosan mematikan tersebut. “Otopsi tujuannya untuk menguatkan bukti dan dugaan penyebab kematiannya,” lanjut dia.

Namun dari pantauan di lapangan, dari tiga korban, hanya dua orang dibawa ke rumah sakit Samsoeri Mertojoso Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan otopsi. Yakni, korban Wahyudi dan Samsul.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun mengatakan, pihaknya bersama polisi tengah melakukan pemetaan daerah rawan peredaran minuman keras oplosan di kawasan Tambaksari. Bersama polisi Kecamatan Tambaksari akan melakukan operasi penertiban kepada para penjual minuman keras. "Ini jadi pelajaran agar jangan mengkonsumsi minuman keras," ujarnya.

Menurut Ridwan, hasil keterangan dari beberapa orang warga Pacar Keling, tiga korban yang meninggal membeli miras oplosan di daerah Jl Oro-oro Pacar Keling dan Jl Belahan Pacar Keling. "Kami sedang menggali informasi dari mana para korban mendapat minuman keras. Keterangan sementara, mereka beli di daerah Jl Oro-Oro Pacar Keling. Ada yang bilang di Jl Belahan Pacar Keling," papar dia.

Distributor Miras Ditangkap
Semalam, Polrestabes Surabaya mengamankan enam orang terkait korban miras oplosan di Pacar Keling. Satu terduga penjual miras yang diamankan adalah SD (51). Kasatreskrim Polrestabes Surabaya mengatakan tiga orang yang diamankan karena diduga ikut pesta miras bersama korban. Ketiganya masih tetangga korban. Sedangkan tiga orang lainnya, penjual dan distributor miras oplosan yang menyebabkan tiga korwan tewas.

"Kami sebar anggota setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kemudian ada dua titik yang satu di sekitar jalan Oro-Oro dan satu lagi di Terminal Kenjeran. Kami menemukan satu terduga penjual miras dan mengamankannya berikut beberapa botol miras yang juga kami sita," ujar Sudamiran, semalam

Lebih lanjut, saat ini polisi tengah melakukan penyidikan terkait status dari SD yang telah diamankan. "Tunggu kami masih lakukan pendalaman," singkatnya. Ia menambahkan polisi sudah menyita cukup banyak barang bukti miras oplosan. Sementara ketiga korban meninggal dua di antaranya telah dimintakan autopsi di RS Bhayangkara Polda Jatim. "Satu korban keluarganya tidak mau autopsi, sudah dimakamkan," imbuhnya. n

Berita Populer