•   Minggu, 26 Januari 2020
Surabaya

KPPN Surabaya II Ingin Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi

( words)
KPPN Surabaya II Gelar acara Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi/Wikayah Birokrasi Bersih dan Melayani, di Aula GKN Surabaya II. Foto : SP/IKER


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi /Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayanai (WBK/WBBM). Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara Surabaya II ( KPPN Surabaya II ) mengadakan kegiatan pencanangan Zona Integritas WBK/WBBM.

Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa KPPN Surabaya II berkomitmen melaksanakan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

"Hasil yang akan didapat pemerintahan yang bersih serta pelayanan publik yang memuaskan. Bersikap zero toleran terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme serta bertekad untuk terus meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan," Ujar Kepala KPPN Surabaya II, Moch Nurhidayat.

Pada kesempatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Ludiro mengungkapkan, "Predikat WBK-WBBM bukanlah tujuan akhir dari kegiatan ini. KPPN Surabaya II harus lebih dari itu, harus mampu memberikan inovasi, kreasi yang unik, mampu menjadi pion expectation dan terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan."

Acara yang bertempat di Aula GKN Surabaya II ini terdapat dua jenis komponen yang harus dibangun dalam unit kerja yang membangun zona integritas. Yakni komponen pengungkit dan komponen hasil. Enam indikator pengungkit yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Dengan 6 indikator pengungkit tersebut diharapkan dapat menghasilkan sasaran pemerintahan yang bersih dan bebas KKN serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Sedangkan 2 indikator komponen hasil adalah terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN dan terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. iker

Berita Populer