•   Jumat, 15 November 2019
SGML

KPU Lamongan Butuh Rp 48 M Untuk Kebutuhan Pilkada 2020

( words)
Komisioner KPU Lamongan saat berpose bersama dengan Bupati dan Sekkab beberapa waktu lalu. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Kurang setahun lagi Lamongan akan punya gawe besar pemilihan bupati dan wakil bupati. Sebagai penyelenggara hajatan 5 tahun itu, KPU sudah mulai melakukan persiapan dan menghitung kebutuhan untuk mensukseskan suksesi demokrasi di daerah ini.
Meski belum secara detail dan rinci seperti yang disampaikan oleh Mahrus Ali Ketua KPU Lamongan, terkait kebutuhannya, namun KPU sudah menghitung secara kasar biaya kebutuhan Pilbup mendatang diperkirakan menghabiskan Rp 48 Miliar.
"Estimasi anggaran untuk Pilbup ya sebesar Rp 48 miliar, dan anggaran tersebut sudah melalui perhitungan dan kalkulasi berdasarkan pengalaman dan kebutuhan,"aku Mahrus Ali.
Anggaran Rp 48 Miliar tersebut lanjut Mahrus Ali, sudah diajukan sebelumnya oleh komisioner KPU yg lama. "Rencana perkiraan anggaran sebesar Rp. 48 Miliar sudah diajukan oleh KPU Lamongan, sebelum adanya pergantian komisioner beberapa waktu yang lalu," terangnya.
Mengenai tahapan pilkada, Mahrus mengungkapkan kalau pihaknya hingga kini masih menunggu Peraturan KPU (PKPU) yang akan mengatur segala sesuatunya terkait Pilkada Lamongan, termasuk juga tahapan Pilkada.
KPU Lamongan, kata Mahrus, juga tengah menjalin komunikasi dengan Pemkab Lamongan, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, untuk persiapan Pilkada yang akan berlangsung tahun 2020.
"Beberapa waktu lalu kami bersilaturahmi ke Bupati dan wakil bupati Lamongan, selain untuk berkenalan karena sebagian dari kami ada yang baru, juga untuk membahas persiapan Pilkada 2020 mendatang, mengingat Pemkab Lamongan punya peranan penting terhadap kelancaran Pilkada ini," terang Mahrus.
KPU Lamongan, lanjut Mahrus, berharap kunjungan komisioner KPU Lamongan ini agar antara KPU dan pemerintah daerah dapat bekerja sama dalam mesukseskan pemilihan bupati tahun 2020 mendatang.
Dalam pertemuan singkat dengan Bupati, Wakil Bupati dan juga Sekretaris Kabupaten Lamongan ini, KPU Lamongan sempat menyampaikan beberapa hal dan berkordinasi dengan pemerintah daerah terkait pelaksanaan Pilbub yang akan diselenggarakan pada tahun 2020 mendatang agar mendapat dukungan suksesi dan anggaran oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan. "Karena suksesnya Pilkada berasal dari kerja sama yang baik antara stekholder terkait, terutama pemerintahan daerah," jelasnya.
Terkait pertemuan dengan Pemkab Lamongan ini, Komisioner KPU Lamongan Divisi Parmas dan Sosdiklih, Khoirul Anam menambahkan kalau pertemuan dengan Pemkab Lamongan ini adalah sosialisasi pertama KPU Lamongan dengan Pemerintahan Daerah terutama Bupati, wakil bupati dan Sekkab Lamongan. "Memperkenalkan anggota KPU Lamongan yang baru saja dilantik dan sosialisasi terkait pelaksanaan Pilkada pada 2020 mendatang," terang Anam.
Sementara, Bupati Lamongan, Fadeli berharap agar ke depan KPU Lamongan bisa saling bersinergi dengan Pemkab Lamongan supaya tiap tahapan Pilkada bisa dilalui dengan baik. "Saling menjalin komunikasi antara pemerintah daerah dengan KPU Lamongan sangat penting guna meningkatkan koordinasi secara baik," kata Fadeli sambil mengucapkan selamat kepada komisioner KPU terpilih.jir

Berita Populer