•   Rabu, 20 November 2019
KONI Jatim

La Nyalla Calonkan Diri Jadi Ketum PSSI Lagi

( words)
Logo KONI SP/Bl


SURABAYAPAGI.com - La Nyalla Mattalitti, sosok legendari di dunia persepak bolaan. Saat ini Namanya sedang hangat diperbincangkan diberbagai media.

La Nyalla Mattalitti kembali menjadi perbincangan pecinta sepak bola Tanah Air. Hal itu tidak lepas dari pencalonannya sebagai Ketua Umum (Ketum)PSSI periode 2019-2023.

Sebelumnya, sudah pernah menjadi Ketua Umum PSSI pada periode 2015-2019. Namun, pada saat eranya, dunia persepak bolaan PSSI mendapat hukuman dibekukan oleh FIFA setelah adanya intervensi pemerintah melalui Kemenpora RI.

Atas hal itu, La Nyalla juga sempat didesak mundur oleh para voters setelah setahun memimpin. Hal itu karena dirinya tersandung kasus penyelewengan dana hibah saat menjadi ketua Kadin (Kamar Dagang Indonesia) Jatim 2011-2014, sebesar Rp5,3 miliar.

Kondisi PSSI pun semakin runyam setelah diterpa berbagai prahara. Alhasil, pada 3 Agustus 2016, La Nyalla resmi menyatakan mengundurkan diri dari kursi Ketum PSSI.

Kini, setelah sekitar tiga tahun berlalu, La Nyalla kembali mengibarkan sayap. Ia baru saja terpilih sebagai Ketua DPD RI periode 2019-2024. Ia juga siap untuk kembali memimpin PSSI periode mendatang.

Pencalonannya menjadi ketua PSSI di tahun periode 2019-2023 sepertinya tak akan berjalan mulus. Pasalnya La Nyalla harus bersaing dengan sembilan kandidat lainnya yang telah mendaftar, yakni Arif Wicaksono, Aven S-Hinelo, Benhard Limbong, Fary Djemy Francis, Mochamad Iriawan, Rahi, Soekasih, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas Oktavianus.

Pencalonan La Nyalla pun mendapat sorotan publik. Tidak sedikit yang heran karena pria asal Makassar itu sejatinya telah mendapat jabatan penting di pemerintahan, yakni sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2019-2024.

Pengusaha dan tokoh besar di Jawa Timur itu terpilih sebagai Ketum PSSI setelah mengantongi suara terbanyak dalam Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel JW Marriott, Surabaya, pada 17 Maret 2015.

Berita Populer