•   Selasa, 31 Maret 2020
SGML

Lagi Korban Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan

( words)
Mayat korban usai dievakuasi dari Sungai Bengawan Solo FOTO:FROM BPBD


Korban Ditemukan Mengapung, Pencarian Terhadap Para Korban Resmi Dihentikan

SURABAYA PAGI, Lamongan - Pencarian terhadap para korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo di sekitar Bendung Gerak Babat Barrage di Desa Simorejo Kecamatan Widang Tuban akhirnya tuntas, setelah satu korban lainya atas nama Najib (9) bocah asal Desa Centini Kecamatan Laren Lamongan, Kamis siang (7/6/2018).
Bocah yang masih duduk di kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah ini, seperti yang disampaikan oleh Jannata SMP Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, ditemukan oleh tim SAR sekitar 100 meter dari Bendung Gerak Babat Barrage.
Korban lanjut Jannata, ditemukan sudah dalam keadaan mengapung dengan posisi tengkurap. "Alhamdulillah akhirnya tim gabungan ini, selama 4 hari pencarian berhasil menemukan dua korban dengan waktu yang berbeda,"terangnya.
Korban atas nama Najib ini tambah Jannata, ditemukan sekitar pukul 11.25 WIB, korban mengapung dengan jarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian korban terpreset, dan langsung di evakuasi oleh tim di lapangan yang terdiri dari Darkum Soleh dan Ghofur.
Usai korban dievakuasi, diserahkan ke keluarga untuk selanjutnya dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat."Untuk korban sudah kami serahkan ke pihak keluarga, dan saat ini juga pencarian terhadap korban tenggelam ditutup,"kata Jannata sambil menegaskan tim bekerja selama 4 hari pagi siang dan malam melakukan pencarian korban.
Sementara itu, sebelumnya pada Selasa dinihari tim SAR juga sudah menemukan korban atas nama Kohar juga siswa MI dan juga warga Centini Kec Laren Lamongan. Dengan ditemukanya korban dua korban maka sudah dipastikan sudah tidak ada lagi korban tenggelam.
Menurutnya kejadian tersebut bermula saat Najib, Kohar dan Huda sedang jalan-jalan pagi sambil membawa pancing di tepi tanggul Bengawan Solo. Kemudian salu dari mereka ada yang terpelesat, yang lainya berusaha membantu namun justru ikut terseret ke Bengawan, sedangkan Huda berusaha mencari bantuan ke warga.
"Ya, ada 3 anak tenggelam di sungai Bengawan Solo, sementara 1 korban selamat atas nama Huda yang berusia 9 tahun, dan dua lainnya tenggelam dan dinyatakan meninggal setelah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa,"pungkasnya.jir

Berita Populer