•   Senin, 18 November 2019
Peristiwa Internasional

Lagi, Polisi Temukan Bom Aktif di Bangkok

( words)
Tim Penjinak Bom (Explosive Ordnance Disposal/EOD) Thailand menyisir area yang sebelumnya terdengar ledakan bom di Bangkok, Thailand, SP/Rtr


SURABAYAPAGI.com - OtoritasThailand menemukanbom yang belum meledak di sebuah pasar di pusat kota Bangkok, Rabu (7/8/2019).

Sumber Reuters di Kepolisian Thailand menyatakan bahwa bom tersebut ditemukan di Pasar Prathunam di pusat Bangkok. Bom itu juga sangat mirip dengan yang meledak pada Jumat (2/8), karena dilengkapi pengatur waktu dan ditempelkan ke powerbank.

Selain itu, bom tersebut kemungkinan besar ditaruh pada waktu yang sama dengan bom-bom lainnya yang meledak pada pekan lalu.

Enam bom kecil dan enam bom api meledak di Ibu Kota Thailand pada Jumat lalu saat kota itu menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri Asia Tenggara. Pertemuan itu juga dihadiri oleh para diplomat top dari Amerika Serikat (AS), China, dan kekuatan dunia lainnya.

"Perangkat itu berfungsi, tetapi api tidak dapat membakarnya karena disembunyikan di bawah setumpuk pakaian sehingga tidak ada cukup oksigen untuk membakar bom itu," kata seorang petugas kepolisian tanpa menyebut nama karena ia tidak berwenang berbicara kepada media.

"Perangkat ini dipicu oleh waktu dan terhubung ke sumber daya, jenis yang sama yang digunakan dalam serangan pekan lalu, dan kemungkinan ditempatkan sekitar waktu yang sama dengan perangkat lain," imbuhnya seperti dikutip dari Channel News Asia.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-o-cha mengatakan pihak berwenang telah menahan sembilan tersangka, termasuk dua orang yang ditangkap pada hari Jumat. Mereka dituduh menanam dua bom di depan markas polisi di pusat kota Bangkok sehari sebelumnya.

PemerintahThailand menuduh pemberontak di kawasan selatan terkait dengan sejumlah insiden ledakanbom pada akhir pekan lalu di IbukotaBangkok. Aparat keamanan Negeri Gajah Putih menyatakan sampai saat ini masih memburu sejumlah orang yang diduga terlibat dalam insiden itu.


"Kami terus menyelidiki bagaimana mereka (para milisi) berpindah lokasi dan mendapatkan bahan peledak. Sejumlah ledakan itu memang terkait kelompok pemberontak di selatan," kata Wakil Perdana Menteri Thailand, Prawit Wongsuwan.

PemerintahThailand menuduh pemberontak di kawasan selatan terkait dengan sejumlah insiden ledakanbom pada akhir pekan lalu di IbukotaBangkok. Aparat keamanan Negeri Gajah Putih menyatakan sampai saat ini masih memburu sejumlah orang yang diduga terlibat dalam insiden itu.

"Kami terus menyelidiki bagaimana mereka (para milisi) berpindah lokasi dan mendapatkan bahan peledak. Sejumlah ledakan itu memang terkait kelompok pemberontak di selatan," kata Wakil Perdana Menteri Thailand, Prawit Wongsuwan

Diduga insiden rentetan ledakan itu disebabkan karena seorang tokoh masyarakat setempat, Abdulloh Esormusor (34), koma setelah ditahan dan diinterogasi aparat. Menurut laporan lembaga pemantau hak asasi manusia setempat, ada dugaan dia disiksa ketika diperiksa aparat.

Berita Populer