•   Kamis, 20 Februari 2020
Bisnis Makro

Lebih Tinggi dari Mamin, Tahun Depan Makanan Ringan Melejit

( words)
Pengunjung mini market yang tengah memilih m=sirup. SP/tang


SURABAYAOAGI.COM, -Jakarta – Terdorong oleh inovasi produk dan penyesuaian harga pasar, pertumbuhan produksi mekanan ringan diprediksi bakal menghijau tahun depan dan pertumbuhannya akan lebih tinggi dari sector makanan dan minuman (mamin).

PT Mondelez Indonesia menyatakan pertumbuhan produksi biskuit perseroan di pasar saat ini mengalami tekanan karena perlambatan permintaan di dalam dan luar negeri serta pelemahan daya beli. Namun, tingginya konsumsi makanan ringan di dalam negeri membuat perseroan meramalkan pertumbuhan pada tahun depan dapat lebih baik.

Namun, lesunya industri manufaktur tidak menghambat laju Mondelez Indonesia untuk terus mengerek kinerja penjualannya. Tahun depan, produsen makanan ringan yang dikenal melalui produk-produk ikonik seperti Oreo, Biskuat, Cadbury, dan Keju KRAFT ini berencana terus berinovasi meluncurkan produk-produk ataupun varian baru ke pasar.

“Kami percaya pasar ini [makanan ringan di Indonesia] masih muda dan besar. Kami percaya dengan regulasi yang dikeluarkan pemerintah dan meyakini tingkat konsumsi akan kembali normal. Fokus kami adalah mempersiapkan [kapasitas produksi] saat tingkat konsumsi kembali normal,” kata Presiden Direktur Mondelez Indonesia Sachin Prasad seusai Pemaparan Hasil Survei “State of Snacking”, Selasa (3/12/2019).

Dia mengatakan pengaruh pelemahan permintaan global dan lokal pada proses produksi perusahaan. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya teknologi pada produksi biskuit perseroan, alhasil permintaan pada parikan biskuit di dalam negeri tidak turun. Adapun, 60% dari total produksi biskuit perseroan dialokasikan untuk pasar global.tidak terlalu signifikan.

Berita Populer