Lelang ke- 3 Blok Migas Oleh Menteri ESDM Tawarkan 2 Mekanisme

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menawarkan tiga wilayah kerja atau blok minyak dan gas bumi eksplorasi dalam lelang tahap III 2019.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menyatakan ketiga blok tersebut akan dilelang pada pekan depan. "Ada tiga blok migas baru semua. Kemungkinan besar kita lelang minggu depan," katanya, Selasa (16/7/2019).

Arcandra enggan mengungkapkan nama tiga wilayah kerja tersebut. "Insyaallah, kami targetkan minggu depan. Tunggu saja minggu depan," kata dia, saat ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, Senin (15/7).

Arcandra mengatakan, lelang akan dilakukan dengan mekanisme reguler. Rencana lelang tersebut kelanjutan dari roadshow yang dilakukan oleh Kementerian ESDM dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) di beberapa negara, seperti Singapura, Hong Kong, dan Australia.

"Kami undang calon investor dan kami umumkan serta presentasikan mengenai potensial wilayah kerja di area Indonesia," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetijipto, kepada Katadata.co.id, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, pada lelang tahap I 2019, pemerintah melelang lima blok migas yang terdiri dari dua blok migas produksi dan tiga blok migas yang ada dalam tahap eksplorasi. Untuk blok migas produksi, terdiri dari Blok Selat Panjang dan Blok Selat Kampar, sementara blok eksplorasi terdiri dari Blok Anambas, West Ganal dan West Kaimana.

Dari lelang tahap I 2019, pemerintah hanya melepaskan dua wilayah kerja kepada pemenang, yakni Blok Anambas yang dikelola oleh Konsorsium Kufpec Indonesia (Anambas) BV dan satu blok lainnya adalah Blok Selat Panjang yang dimenangkan oleh Konsorsium Sonoro Energy Ltd – PT Menara Global Energi.

Sementara itu, untuk lelang tahap II 2019, pemerintah menawarkan empat blok migas. Untuk blok migas eksplorasi, terdiri dari Blok Kutai dan Bone. Sisanya, wilayah kerja yang sudah dilelang pada lelang tahap I 2019, yaitu Blok West Ganal dan West Kampar.

Arcandra menambahkan penawaran blok migas tersebut merupakan upaya dari pemerintah untuk menemukan cadangan migas baru yang akan dieksplorasi dan eksploitasi pada tahun mendatang.

"Tujuannya supaya ketemu cadangan lagi. Kan sudah lama tidak ketemu cadangan besar," ujarnya.