Lewat Kerjasama, Jadikan Jalan Keluar dari Jurang Kemiskinan

Satria, Pengusaha sekaligus Ketua HIPMI Bidang Perbankan, Perekonomian dan Keuangan.sp/ Mochammad Kasyfi Fahmi

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kondisi ekonomi pada saat ini tengah memprihatinkan. Beberapa sektor bisnis mengalami penurunan secara finansial. Banyak pihak yang merasa di rugikan pada masa ini. Tetapi bukan berarti menyerah dan hilang harapan. Senin (5/10/2020)

Tak terkecuali pihak perusahaan. Penurunan SDM sangat berimbas pada produktifitas perusahaan. "Jangankan perusahaan bisa bertumbuh, bisa bertahan saja sudah Alhamdulillah," tegas Jamhadi Ketua Umum YKPN Jawa Timur.

Sangat diwajarkan jika tingkat konsumtif masyarakat pada saat ini sedang menurun, karena pemasukan yang mereka dapatpun ikut surut. Masyarakat lebih detail lagi dalam me-manage upah yang didapatkan.

 Rasa kekhawatiran dan ketidak-amanan menyelimuti setiap masyarakat. Aksi aksi dengan hajat menyampaikan aspirasi berkobar dimana-mana. Protokol kesehatan mulai diabaikan demi kepastian perekonomian.

 Bisnis di segala sektor sudah berada pada titik yang sangat memprihatinkan. Para pebisnis tentunya harus memutar otak untuk mencari jalan keluar dari masalah ini.

 Pemerintah pun tidak lepas tanggung jawab dalam situasi seperti ini. Stimulus stimulus positif dirancang oleh pemerintah guna meningkatkan perputaran roda ekonomi.

 "Saya ber-khusnudzon dan berusaha sedemikian rupa dengan mengikuti semua program yang dirancang oleh pemerintah. Mulai dari keringanan pajak sampai keringanan kredit," ungkap Satria, Ketua HIPMI Bidang Perbankan, Perekonomian dan Keuangan. Beliau beranggapan bahwa program yang diberikan pemerintah dapat mengangkat kita dari jurang krisis pada saat ini.

 Selain Pemerintah, HIPMI juga berperan penting dalam upaya peningkatan perputaran roda perekonomian di Indonesia. Program program positif telah digerakkan oleh organisasi tersebut. "Kita mengupayakan pada bank untuk keringanan restrukturisasi, memastikan jalannya restrukturisasi agar kondusif," tambah Satria.

 Di saat seperti ini, yang dahulu berpredikat sebagai "lawan" bisnis harus bergeser menjadi "teman" bisnis. Sikap saling support seperti yang bisa meningkatkan semangat masyarakat untuk beranjak dari jurang kemiskinan. mbi