•   Selasa, 31 Maret 2020
Ekonomi China

Lowa Atau Yunani, Ini kata Trump dan Xi

( words)
Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping SP/tnyt


SURABAYAPAGI.com - Setelah gagal bertemu di Chili, Presiden AS dan Xi terpaksa harus menunda pertemuan mereka. Hingga saat ini keduannya masih menimbang-nimbang argumen dari AS dan China untuk memilih tempat pertemuan sebagai pengganti Chili untuk mencapai kesepakatan fase satu.

Kemarin, AS telah mengusulkan Lowa sebagai penganti tempat pertemuan. Trump memilih Lowa karena dirinya menaggap bahwa Lowa yang merupakan negara bagian memiliki koneksi historis dengan Xi, serta negara itu nantinya akan mendapat manfaat dari peningkatan pembelian barang pertanian AS di China.

Selain itu Lowa memiliki daya Tarik politik kepada konstituensi utama negara pertanian Trump untuk kesepakatan yang diharapkan akan meningkatkan ekspor kedelai, daging babi dan produk pertanian AS lainnya yang telah dirugikan oleh perang dagang yang sudah berlangsung selama 16 bulan.

Sementara itu, Xi memiliki koneksi lama ke Lowa, dimana ia pernah berkunjung pada tahun 1985 sebagai pejabat partai Komunis regional untuk pertemuan pertanian, memulai persahabatan dengan Terry Branstad yang saat itu menjabat sebagai gubernur Lowa dan sekarang menjabat sebagai duta besar AS untuk China.

Terlepas dari itu, Presiden Xi Jinping juga mengajukan Negara Yunani sebagai opsi lain untuk tempat pertemuan AS dan China.

Berbagai sumber menjelaskan tentang perundingan dagang di AS, mengatakan penandatanganan di Yunani tidak mungkin. Pejabat pemerintah Yunani mengatakan bahwa sejauh ini belum ada indikasi permintaan untuk upacara seperti yang dimaksud selama kunjungan Xi.

Sebaliknya, kedua belah pihak dapat memilih titik tengah relatif seperti Hawaii atau Alaska, menurut beberapa sumber AS.

"Ada saran tentang Alaska, ada saran tentang Hawaii. Saya yakin orang China akan memiliki beberapa saran di China," ujar Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross.

Kurangnya konsensus tentang lokasi penandatanganan mencerminkan sifat pembicaraan yang lancar. Rincian akhir belum dipecahkan, termasuk mekanisme penegakan hukum dan tingkat keringanan tarif untuk China.

Meski mendekati waktu pertemuan keduanya belum dapat menentukan lokasi, seorang pejabat China memastikan bahwa Xi Jinping siap menandatangi perjanjian dagang dengan AS di mana pun itu.

"Dia praktis. Dia siap pergi ke AS untuk menandatangani kesepakatan selama ada kesepakatan," tegas pejabat tersebut.

Berita Populer