•   Minggu, 17 November 2019
Otonomi Daerah

LRT Jabodebek Menghubungkan Cawang-Cibubur

( words)
Ilustrasi, SP/ist


SURABAYAPAGI.com – Rel kereta LRT Jabodebek akhirnya terpasang. Prosesi pengangkatan satu trainset pertama berlangsung di pitstop Stasiun Harjamukti.

Pengangkatan satu rangkaian yang terdiri dari enam kereta (car) ke atas rel ini menggunakan Gantry Crane.Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar PandjaitandanMenteri Perhubungan Budi Karya hadir langsung menyaksikan prosesi tersebut.

Dalam sambutannya, Luhut mengaku bangga karena proyek ini merupakan karya anak bangsa. Dia bahkan memberikan penjelasan kepada Presiden Jokowi sebelum menuju lokasi pengangkatan.

"Ini bisa diharapkan lebih canggih dari MRT, dari LRT Palembang. Saya pikir Indonesia bisa. Saya lapor ke presiden, saya jelaskan, pak ini memang masih kurang tapi enggak apa-apa yang penting buatan Indonesia," ujarnya. Dilansir dari CNBC

Dia juga menyampaikan ucapan selamat dari Jokowi kepada semua pihak yang terlibat. Sekali lagi, dia bilang bahwa proyek ini membanggakan.

"Pekerjaan yang panjang kita lakukan sudah mulai keliatan buahnya. Pertama, lebih dari 60% lokal kontennya, keretanya semua buatan LEN dan INKA atau dalam negeri. Ini hal yang luar biasa untuk anak Indonesia," ungkap Luhut.

Sementara itu, Budi Karya menjelaskan setelah tahapan ini, selanjutnya adalah uji coba. Dikatakan, uji coba tahap awal dilakukan pada lintas Cawang-Cibubur.

"Kita akan lakukan penyelesaian tes sarana dan tes konstruksi secara bersamaan. Diharapkan kegiatan opersasionalnya mulai tahun 2021," ujar Budi.

Dia mengatakan, uji coba dilakukan secara bertahap dan detail selama satu tahun untuk total 31 kereta LRT yang ada. Sementara itu, untuk progres pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I sampai dengan 4 Oktober 2019, telah mencapai 66,13%.

Berita Populer