•   Jumat, 28 Februari 2020
Peristiwa Kriminal

Lukai Petugas, Kurir Narkoba Dikirim Ke Akherat

( words)
Petugas saat merealeas pelaku


SURABAYAPAGI.COM,Surabaya - Awal tahun 2020, kerja keras Satnarkoba Polrestabes Surabaya dibuka dengan menembak mati pelaku pemasok narkotika jenis ineks.

Kini Satnarkoba Polrestabes Surabaya Idik II di awal tahun 2020 kembali berhasil menembak mati seorang kurir ineks jaringan Lapas Porong.

Pelaku terpaksa ditindak tegas terukur, karena pada saat ditangkap melakukan perlawanan dengan menggunakan sajam. Bahkan dua anggota Satnarkoba Idik II bernama Aiptu MA dan Bripka Eka mengalami luka ditangan, akibat sabetan sajam pelaku.

Pelaku yang dikirim ke akhirat tersebut bernama, Rizal Wahyu Putra 29, asal Petemon Kuburan F-8, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Pelaku sendiri dilakukan tindakan tegas terukur di wilayah Porong Jabon, Sidoarjo.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho menjelaskan, Alhamdulillah berkat kerja keras dan doa kita semua, tadi malam di amankan pelaku yang bernama Rizal Wahyu yang bersangkutan akan melaksanakan transaksi narkoba di daerah Petemon Surabaya.


Image

"Dari pelaku kita amankan barang bukti awal berupa 950 ekstasi dan 1,525 gram sabu-sabu. Dari sini dikembangkan bahwa ada paket-paket yang lain dan ada bukti-bukti catatan-catatan serta hasil pengembangan dari hasil penyelidikan ada tersangka-tersangka yang lain yang sudah bertransaksi sebelumnya dengan tersangka Rizal Wahyu," kata Sandi Nugroho di kamar mayat dr Soetomo.

Selanjutnya, dikembangkan lagi ke daerah Porong, tepatnya di daerah Jabon ternyata memang benar di sana ada rencana menyerahkan barang kepada tersangka yang diatasnya atau bandarnya, namun keburu ke cium sama pihak lawan sehingga pelaku mencoba melawan petugas dan di dalam gudang salah satu gudang di rumah kosong di Jabon tersebut ada pisau penghabisan yang akan dipakai untuk melawan anggota dan dengan sangat terpaksa anggota melakukan tindakan tegas terukur sehingga pelaku meninggal dunia ketika perjalanan menuju rumah sakit," paparnya Sandi Nugroho.


Image

Masih kata Kapolrestabes Surabaya, “Di akhir tahun, kami sudah menyampaikan bahwa kalau bisa kami tidak akan menembak para pelaku kejahatan, kami akan mencegah kejahatan sedini mungkin, seawal mungkin, sehingga bisa kita proses lebih lanjut namun apabila pelaku mencoba melawan petugas, kami tidak segan-segan menindak tegas bagi para pelaku,"pungkas Sandi.nt

Berita Populer