•   Jumat, 24 Januari 2020
KONI Jatim

M. Nabil: Kita Coba Mediasi Dulu

( words)
Ketua Harian KONI Jawa Timur, M. Nabil. SP/Kon


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah ketidak perawanan atlet senam asal Kediri yang gagal mengikuti Sea Games 2019, Filipina, KONI Jatim akan segera melakuka mediasai antara KONI, Atlet (Shalfa Avrila Siani), beserta keluarga dan pelatih.

"Kita coba mediasi antara atlet dengan keluarganya dan dengan tim pelatih supaya ini tidak berkepanjangan," kata Nabil ketika ditemui di Kantor KONI Jatim.

Selain mediasi, Nabil juga berjanji akan mengembalikan hak Shalfa jika benar dirinya dikeluarkan karena dituduh tak perawan. Namun, apabila penyebab sebenarnya pelatih memulangkan Shalfa karena prestasi, Nabil menyebut itu merupakan hal yang biasa.

"Kalau persoalan itu (keperawanan) kita akan monitor, kita akan kontrol pada konteks ini kalau hak-hak kaitanya dengan keluarganya, privasinya dan kehormatannya kita akan mengurusi itu," tambah dia.

Selain itu, Nabil juga menyebut sebenarnya Shalfa merupakan atlet pengganti dari temannya yang cedera. Bukan atlet yang terpilih dari awal.

"Jadi selalu ada evaluasi posisi. Ini kan posisi pengganti sekitar 4 sampai 5 bulan yang lalu anak ini masih di Pelatnas menggantikan Tasya. Karena Tasya harus operasi secara prestasi memang bagus Tasya, kemudian dalam perjalanannya memang ada beberapa kendala indisipliner," imbuh Nabil.

Saat ditanya apakah sudah mentracking siapa pelatih yang menyebut atlet tersebut tak perawan, Nabil mengaku belum sampai ke sana.

Nabil menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini masih berfokus menyelesaikan akar permasalahan terkait sebab Shalfa dipulangkan karena melakukan indisipliner.

"Saya tidak sampai detail ke hal itu karena yang penting wilayah kita adalah akar masalahnya," ucap dia.

Berita Populer