•   Minggu, 23 Februari 2020
Internasional

Macron Berkunjung ke Tiongkok

( words)
Presiden Prancis, Emmanuel Macron


Ini akan menjadi kunjungan perdana Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai presiden ke Negeri Tirai Bambu, dan juga kali pertama dari seorang pemimpin anggota Uni Eropa sejak kongres ke-19 Partai Komunis Tiongkok pada Oktober 2017. BEIJING, Chen Hua.
Macron berencana berkunjung ke Tiongkok selama tiga hari dimulai pada tanggal 8 Januari 2018. Jadwal ini dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri Tiongkok, seperti dikutip AFP.
Rencana kunjungan diumumkan setelah Macron menekankan pentingnya Eropa yang lebih kuat dalam "menghadapi Tiongkok."
Hasil kongres mengukuhkan Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua.
Dalam pidato Tahun Baru, Macron menyerukan kepada Prancis dan seluruh negara di Eropa untuk kembali ke masa kejayaan renaisans.
"Kita perlu lebih berdaulat dan bersatu. Eropa yang lebih demokratis," ungkap Macron.
"Saya sangat yakin Eropa bisa berjaya di bidang ekonomi, sosial, lingkungan, dan sains agar dapat menghadapi Tiongkok dan Amerika Serikat," lanjut dia.
Xi juga menyerukan semangat senada, bertekad kuat untuk "menghidupkan kembali kejayaan Tiongkok."
Sebagai dua pemimpin negara anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Macron dan Xi diperkirakan akan membahas krisis Suriah dan program nuklir Korea Utara.
Keduanya hanya pernah bertemu satu kali dalam KTT G20 di Hamburg, Jerman, Juli tahun lalu.
"Kami berharap kunjungan (Macron) dapat membantu meningkatkan kepercayaan politik dan komunikasi strategis antara kedua kubu," kata juru bicara Kemenlu Tiongkok Geng Shuang dalam konferensi pers mingguan. 05

Berita Populer