Mahasiswa Prodi DIA Bagikan Bansos untuk Warga

Kaprodi DIA Untag Surabaya, Prof. Dr. V. Rudy Handoko, MS., menyerahkan bantuan kepada warga. SP/Byob

 

SURABAYA PAGI, Surabaya - Sivitas akademika Untag Surabaya bergotong royong berkontribusi dalam kuatkan Indonesia. Secara konsisten, warga Kampus Merah Putih menyalurkan donasi untuk masyarakat yang membutuhkan terutama masyarakat sekitar.

Setelah Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Untag Surabaya memberikan bantuan sosial, kini giliran mahasiswa program Doktor Ilmu Adminitrasi (DIA) berikan bantuan serupa. Kegiatan dilakukan oleh mahasiswa dan alumni program DIA yang terlaksana di joglo Untag Surabaya, Rabu (3/6/2020).

“Ini merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat sivitas akademika, utamanya DIA yang merespon adanya COVID-19,” terang Prof. Dr. V. Rudy Handoko, MS., Ketua Program Studi DIA Untag Surabaya. Hal ini, sambungnya, sebagai wujud kepekaan dan kepedulian mahasiswa dan alumni DIA bagi masyarakat, utamanya yang berada disekitaran kampus.

Pandemi COVID-19 ini memang berdampak di berbagai lini, baik ekonomi hingga sosial. Bantuan yang kali ini diberikan diharapkan mampu meringankan beban warga terdampak. Prof. Rudy mengatakan, “ini hanya sebagian kecil dari usaha kami meringankan beban bapak ibu sekalian.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Rektor 1 Untag Surabaya, Dr. IGN. Anom Maruta, MM. “Kami berusaha sebisa mungkin untuk bisa memberikan kontribusi pada masyarakat dan beberapa kali sudah memberikan bantuan yang nilainya tidak berarti ini, tapi harapan kami bisa meringankan beban warga,” ungkap Anom.

Sejumlah 100 sembako dan 200 masker yang dibagikan hari ini disalurkan kepada warga Nginden, Semolowaru Utara, dan Semampir Barat. Selain itu, juga diberikan bantuan wastafel portabel untuk Masjil Baitul Fikri Untag Surabaya. Rencananya akan dilakukan pembagian bantuan sosial serupa untuk warga Desa Grogol, Kabupaten Kediri. “Tahap kedua nanti kita belum ada data berapa yang akan diberikan karena tergantung data masyarakat miskin disana. Juga menunggu momentum kiranya kita boleh kesana atau tidak,” tutur Prof. Rudy.

Salah satu penerima bantuan, Naimah berterima kasih atas bantuan yang telah ia terima. “Bantuannya sangat membantu apalagi warga Semampir seperti saya ekonominya cukup terdampak,” terangnya.Byb