•   Senin, 16 September 2019
JawaTimur

Mahasiswa Segel Kampus Undar Jombang

( words)
Spanduk demo sebagai segel yang dipasang mahasiswa Undar.


SURABAYAPAGI.com, Jombang – Kemelut di yayasan Undar yang belum tuntas, membuat sejumlah mahasiswa Undar (Universitas Darul Ulum) Jombang kembali melakukan unjuk rasa, Senin (11/3/2019).
Mereka mendesak agar Yayasan dan Senat Undar segera islah. Pasalnya, konflik yang berkepanjangan tersebut merugikan mahasiswa. Perkuliahan terhenti, wisuda sarjana gagal digelar. Bahkan hingga saat ini kampus yang beralamat di Jl KH Abdurrahman Wahid itu belum memiliki rektor definitif.
Dalam aksinya, belasan mahasiswa ini berkeliling kampus sembari menenteng spanduk berisi tuntutan.
Mahasiswa kemudian berhenti di setiap fakultas. Nah, di tempat tersebut mahasiswa menyegel kantor fakultas berikut ruang kuliahnya.
Batangan kayu berujuran satu meter dipaku secara melintang tepat di pintu. Selanjutnya, kertas bertuliskan ‘ruangan ini diboikot’ ditempelkan di daun pintu tersebut. Jika di ruangan tersebut ada karyawan, maka mahasiswa meminta agar mereka meninggalkan ruangan.
Ruangan fakultas yang disasar mahasiswa meliputi Fisipol, Pertanian, Psikologi. Selain itu juga ruang BAU (Biro Administrasi Umum), serta beberapa ruangan lainnya. Sejumlah banner yang berisi pengunumuan di pintu gerbang kampus tak luput dari sasaran mahasiswa.
Terakhir, mahasiswa bergerak ke depan kampus untuk melakukan hal serupa. Pintu gerbang sebelah timur yang sebelumnya terbuka lebar, langsung ditutup. Mahasiswa lantas menempelkan spanduk kecil bertuliskan ‘kampus ini diboikot’.
Petugas keamanan kampus tak bisa berbuat banyak melihat aksi tersebut. Begitu juga dengan karyawan. Mereka memilih bergerombol di parkiran karena ruangannya disegel. Mahasiswa berjanji akan melakukan aksi serupa jika tuntutannya tidak direspon.
“Kami mendesak agar Yayasan dan Sanat Undar segera islah. Karena konflik ini merugikan mahasiswa. Kampus ini kami segel sebagai bentuk protes. Kami sudah melakukan beberapa kali aksi, tapi tidak pernah digubris,” ujar Alfan, salah satu pendemo. Jb-01

Berita Populer